Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pentagon: 34 Prajurit AS Cedera Otak Akibat Serangan Iran di Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Januari 2020 20:07 8:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2020 18:57
Bagikan
Gedung Departemen Pertahanan AS, Pentagon.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pentagon hari Jumat (24/1/2020) mengatakan bahwa 34 prajurit Amerika Serikat mengalami cedera otak traumatis akibat serangan misil Iran atas pangkalan militar AS di Iraq awal bulan ini.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengklaim tidak ada orang Amerika yang terluka. Akan tetapi dia kemudian mengoreksi pernyataannya dengan mengatakan luka yang mereka alami “tidak terlalu serius.”

Pekan lalu militer AS mengatakan 11 personel militernya dirawat karena mengalami gejala gegar otak setelah atas pangkalan udara Ain al-Asad, sebelum menambahkan pekan ini bahwa beberapa prajurit lainnya telah ditarik keluar dari Iraq karena mengalami luka. Delapan dari orang-orang yang terluka itu tiba di AS hari Jumat dari instalasi Amerika di Jerman, lansir DW.

Seperti apa luka yang dialami para prajurit itu atau dari kesatuan mana mereka berasal tidak diungkapkan. Namun, diketahui bahwa setengah dari 34 orang yang disebutkan terluka sudah kembali bekerja.

Tujuh belas orang masih dalam perawatan medis atau dalam pengawasan medis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iran melancarkan serangan roket pada 3 Januari setelah sebelumnya Amerika Serikat merudal konvoi kendaraan pasukan Iraq di bandara Baghdad yang menewaskan jenderal paling dibanggakan Iran, Qassem Soleimani.

Kebanyakan personel militer AS sudah berada di bunker sebelum belasan misil Iran meledak di pangakalan mereka. Berapa banyak korban atau kerusakan yang dialami AS dianggap penting, sebab berpengaruh untuk mengambil keputusan apa yang akan diambil Washington untuk membalas serangan Iran itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tunisia Terima Anak Yatim Militan Anti-ISIS dari Libya
Tulisan selanjutnya Kelompok Neo-Nazi Combat 18 Dinyatakan Terlarang di Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT

Berita
17 September 2026 21:10
‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Terbaru

  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
  • Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
  • Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
  • Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset
  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?