Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jadi Terdakwa Pembunuhan Mantan Istri, PM Lesotho Pakai Jurus Kekebalan Hukum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2020 21:02 9:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2020 21:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Lesotho mengatakan kepada pengadilan bahwa dirinya tidak didakwa terkait kasus pembunuhan istrinya yang pisah ranjang, karena jabatannya menjadikan di memiliki kekebalan hukum.

Lipolelo Thabane, yang kala itu masih belum bercerai dari PM Thomas Thabane, ditembak mati pada tahun 2017. Kasusnya sekarang sedang diproses di Pengadilan Tinggi. Istrinya yang sekarang, Maesaiah, sudah didakwa dengan pembunuhan.

Dilansir BBC, dalam persidangan hari Senin (24/2/2020) pengacaranya Qhalehang Letsika berkata, “Klien saya tidak dapat diadili sebab masih menjabat, tetapi dia tidak di atas hukum.”

Thabane,80, tidak hadir di persidangan pekan lalu karena dia pergi ke Afrika Selatan untuk menjalani perawatan medis.

Dia membantah laporan yang mengatakan bahwa dirinya kabur ke luar negeri. Pada bulan Januari istrinya Maesaiah Thabane juga pergi ke Afsel setelah polisi mengeluarkan surat perintah penangkapan atas dirinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Thabane mengatakan akan mengundurkan diri bulan Juli, menolak tekanan dari partainya yang mendesak agar dia segera mundur.

Lipolelo Thabane ditembak mati dalam jarak dekat di tepian jalan tak beraspal dalam perjalanan pulang ke rumah.Ketika di bunuh, wanita itu sedang menjalani proses perceraian yang rumit. Sementara suaminya kala itu sudah hidup satu atap dengan Maesaiah, yang sekarang berusia 42 tahun, layaknya suami-istri. Namun, Lipolelo sudah memenangkan pertarungan hukum demi pengakuan resmi sebagai istri kepala pemerintahan negara Lesotho.

Maesaiah menemani Thabane saat pelantikannya sebagai perdana menteri, menyusul kematian Lipolelo. Dua bulan kemudian dia menikah dengan PM Thabane mengikuti aturan Gereja Katolik Roma.

Maesaiah didakwa dengan pembunuhan pada 5 Februari,dan diberi kebebasan dengan uang jaminan sekitar $67.

Maesaian juga didakwa percobaan pembunuhan satu keluarga teman baiknnya, Thaho Sibolla, yang bersama dengan Lipolelo ketika penembakan muat itu terjadi dan merupakan saksi kunci dari peristiwa itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pangeran Harry dan Istri Dilarang Menggunakan Merek “SussexRoyal”
Tulisan selanjutnya Permohonan Mundur Dikabulkan Raja Malaysia, Mahathir Kini Berstatus PM Sementara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?