Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Jerman Diadili karena Gabung ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2020 19:49 7:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Maret 2020 19:49
Bagikan
Istri dan anak anggota ISIS ditahan di Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di kota Düsseldorf mulai hari Jumat (6/3/2020) menggelar persidangan seorang ibu berusia 32 tahun dengan tuduhan bergabung dengan kelompok teroris ISIS alias IS alias Daesh.

Wanita itu, yang berasal dari Oberhausen di negara bagian Nordrhein-Westfalen (NRW), disebut telah melakukan perjalanan ke Suriah pada tahun 2015 bersama tiga anaknya yang masih kecil-kecil.

Ibu muda itu dikenai sejumlah tuduhan, termasuk pelanggaran kewajiban sebagai orangtua. Berkas dakwaan menyebutkan bahwa dia menyerahkan putranya bernama Hamza, yang kala itu berusia 7 tahun, ikut dalam kamp pelatihan ISIS. Tindakannya tersebut dianggap sebagai kejahatan perang.

Jaksa juga menuding wanita itu memaksa ketiga anaknya untuk menyaksikan eksekusi mati yang digelar di muka umum dan didoktrin oleh polisi syariah bentukan ISIS. Keikutsertaannya dalam unit wanita ISIS “Katiba Nusaiba” di Suriah menandakan dia merupakan seorang teroris ISIS.

Apabila divonis bersalah, wanita yang menurut peraturan perundangan hanya bisa disebut sebagai Carla-Josephine S di media Jerman itu, terancam hukuman 15 tahun penjara, lansir DW.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Persidangan yang digelar di Pengadilan Regional Düsseldorf itu dijadwalkan akan digelar selama 11 hari sampai 24 April.

Ibu muda itu diduga merupakan tersangka anggota atau afiliasi ISIS pertama yang kembali ke Jerman dari Timur Tengah berdasarkan aturan yang diterapkan sangat hati-hati oleh Kementerian Luar Negeri Jerman.

Setibanya di Bandara Stuttgart pada bulan April 2019, dia langsung ditangkap atas permintaan kejaksaan NRW.

Oleh karena dakwaan-dakwaannya sangat serius, kasusnya diambil a lih oleh kejaksaan federal.

Ketika wanita itu tiba di Suriah pada tahun 2015, dia menikahi seorang anggota ISIS –yang kemudian tewas. Bersama pria itu dia memiliki seorang anak lagi.

Sekitar 50 pria Jerman dan 50 lebih wanita berkewarganegaraan Jerman diduga berada di kamp-kamp di Suriah saat ini, termasuk di kamp yang berada di Al-Hol di bagian utara Suriah dekat perbatasan Iraq.

Jumlah anak-anak yang berkewarganegaraan Jerman di sana diperkirakan mencapai 170.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tujuh Orang Didiagnosis Coronavirus, Kota Bethlehem Dikarantina
Tulisan selanjutnya Muslim India ‘Sengaja Ditargetkan’ oleh Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?