Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kanada Larang Ribuan Anggota Garda Revolusi dan Rezim Iran Masuk Wilayahnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2022 16:12 4:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Oktober 2022 16:07
Bagikan
PM Kanada Justin Trudeau.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kanada hari Jumat (7/10/2022) mengumumkan pada akan secara permanen melarang masuk ke wilayahnya lebih dari 10.000 anggota rezim “pembunuh” Iran, termasuk Korps Garda Revolusi Iran yang dituding Ottawa bertindak kejam terhadap rakyatnya.

Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan dia akan memasukkan – berdasarkan undang-undang imigrasi dan pengungsi Kanada – lebih dari 10.000 anggota Garda Revolusi Iran dan pejabat senior Iran ke dalam daftar cekal masuk ke wilayah Kanada.

Dia menegaskan bahwa langkah itu merupakan tindakan terkuat yang bisa dilakukan Kanada terhadap suatu negara atau entitas negara, seraya menegaskan bahwa kebijakan seperti ini sebelumnya dilakukan hanya terhadap rezim yang melakukan genosida atau kejahatan perang.

Mereka yang masuk dalam daftar itu tidak akan dapat masuk ke wilayah Kanada selamanya dan dilarang memiliki atau menyimpan aset atau melakukan aktivitas keuangan di negara itu.

Setidaknya 92 orang telah tewas di Iran sejak 16 September menurut laporan organisasi yang berbasis di Oslo Iran Human Rights. Sementara angka resmi pemerintah Iran melaporkan sekitar 60 tewas, termasuk 12 anggota pasukan keamanan. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ribuan orang di Kanada turun ke jalan beberapa pekan ini dalam demonstrasi solidaritas menyusul kematian Mahsa Amini akibat penyiksaan oleh polisi moral Iran.

Ottawa telah menerapkan sanksi atas program nuklir Iran, dan pekan lalu PM Trudeau mengumumkan sanksi baru terhadap puluhan pejabat Iran, termasuk dari kepolisian moral.

Kanada juga menekan Teheran untuk memberikan kompensasi kepada keluarga korban penerbangan PS752 yang ditembak jatuh pada Januari 2020, yang menewaskan 176 orang termasuk 85 warga negara dan pemukim tetap Kanada.

“Rezim Iran adalah terorisme yang disponsori negara. Rezim itu represif, teokratis, dan misoginis,” kata Wakil PM Chrystia Freeland dalam konferensi pers seperti dikutip AFP.

“Kami secara resmi mengakui fakta itu dan mengambil tindakan yang sepadan dengan hal itu,” katanya.

Trudeau dan Freeland juga mengatakan Ottawa akan menjatuhkan sanksi ekonomi meluas terhadap individu dan entitas Iran dan mengambil langkah guna mencegah aksi pencucian uang oleh mereka di Kanada.

Siapa saja yang tercantum dalam daftar itu dan memiliki ikatan dengan Kanada akan dicabut visanya atau status pemukim tetapnya dibatalkan, imbuh mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Garda Revolusi IrankanadaMahsa Aminirezim Teheran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-’aql: Pembeda Haq dan Bathil
Tulisan selanjutnya Prancis Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?