Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afghanistan: 70 Migran ‘Dipaksa Sungai’ oleh Penjaga Perbatasan Iran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Mei 2020 15:37 3:37 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Mei 2020 15:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Pihak berwenang Afghanistan sedang menginvestigasi laporan mengenai penjaga perbatasan Iran yang menyiksa puluhan imigran dan melemparkan mereka ke dalam sungai untuk mencegah mereka masuk ke Iran.

Kementrian luar negeri Afghanistan mengatakan pada Sabtu bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut, sementara seorang pejabat kepresidenan mengatakan setidaknya 70 WN Afghanistan yang ingin menyeberang ke Iran dari provinsi Herat “dipukuli dan didorong ke sungai Haridud,” menurut Reuters.

Lembah sungai Haridud terbagi menjadi tiga bagian yang dimiliki masing-masing oleh Afghanistan, Iran dan Turkmenistan.

Para dokter di Rumah Sakit Distrik Herat mengatakan pada Reuters mereka telah menerima jasad imigran Afghanistan, yang beberapa diantaranya ditemukan tenggelam lapor Middle East Eye (MEE).

“Sejauh ini, lima mayat telah dipindahkan ke rumah sakit. Dari mayat-mayat ini, jelas bahwa empat diantaranya meninggal karena tenggelam,” kata Aref Jalali, kepala Rumah Sakit Distrik Herat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Konsulat Iran di Herat membantah tuduhan penyiksaan dan kemudian menenggelamkan puluhan pekerja migran Afghanistan oleh polisi perbatasan.

“Penjaga perbatasan Iran belum menangkap satupun WN Afghanistan,” konsulat mengatakan dalam pernyataannya pada Sabtu. Pejabat kedutaan besar Iran di ibukota Afghanistan, Kabul, belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.

Seorang WN Afghanistan, Noor Mohammad, mengatakan dia adalah satu dari 57 WN Afghanistan lain dari Distrik Gulran di Herat yang ditangkap oleh penjaga perbatasan Iran pada Sabtu ketika mereka berusaha menyeberang ke Iran untuk mencari pekerjaan.

“Setelah disiksa, tentara Iran melemparkan kami semua ke sungai Harirud,” kata Mohammad kepada Reuters.

Shir Agha, yang mengatakan dia juga selamat dari kekerasan, mengatakan setidaknya 23 dari 57 orang yang dilemparkan oleh tentara Iran ke sungai tewas.

“Tentara Iran memperingatkan kami bahwa jika kami tidak menjatuhkan diri ke dalam air, kami akan ditembak,” kata Agha.

Para pejabat lokal Afghanistan mengatakan itu bukanlah yang pertama kalinya WN Afghanistan disiksa dan dibunuh oleh polisi Iran yang menjaga perbatasan sepanjang 920 km itu.

Dalam sebuah ciutan di twitter kepada para pejabat Iran, gubernur Herat, Sayed Wahid Qatali, mengatakan: “Orang-orang kami bukan hanya beberapa nama yang Anda lemparkan ke sungai. Suatu hari kami akan meminta pertanggungjawaban.”

Insiden ini dapat memicu krisis diplomatik antara Iran dan Afghanistan pada saat pandemi virus corona telah mendorong eksodus massal para migran Afghanistan dari Iran dengan banyak tes positif untuk Covid-19.

Hingga 2.000 warga Afghanistan setiap hari melintasi perbatasan dari Iran, hotspot virus corona global, ke Herat.

Hingga hari Ahad (3/5), sedikitnya 541 orang yang terinfeksi berasal dari provinsi Herat, yang mencatat 13 kematian, dengan mayoritas kasus positif ditemukan di antara orang-orang Afghanistan yang kembali dari Iran, kata Rafiq Shirzad, juru bicara kementerian kesehatan di Herat.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanimigranPenjaga Perbatasan Iransungai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Otoritas Xinjiang Penjarakan Orangtua Mahasiswa Uighur yang Belajar di Mesir
Tulisan selanjutnya RM Ampera Pasteur Salurkan 10 Ribu Paket Ifthar bagi Dhuafa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?