Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa Sebut Nikola Tesla Orang Kroasia, Pemerintah Serbia Protes

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Mei 2020 13:27 1:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Mei 2020 13:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Serbia hari Sabtu (9/5/2020) mengutarakan kemarahannya kepada Uni Eropa, setelah salah satu publikasi yang diterbitkan blok kerja sama itu menyebutkan penemu dan pakar listrik Nikola Tesla sebagai orang Kroasia.

Menteri Luar Negeri Serbia Ivica Dacic mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan nota protes kepada markas UE di Brussels, setelah website edukasi untuk anak-anak besutan Uni Eropa, Learning Corner, menyebut Tesla sebagai “orang Kroasia terkemuka”. Tesla merupakan salah satu orang yang menemukan pencitraan dengan sinar X.

Menteri Kebudayaan Serbia juga menyebut pemaparan Uni Eropa tentang asal kebangsaan Tesla sebagai “kabar palsu.”

Vladan Vukosavijevic berkata, “Virus berita palsu mendapat tempat di website resmi UE.” Dia menuntut “permintaan maaf terhadap rakyat Serbia” dari Uni Eropa, lansir DW.

Tesla merupakan seorang keturunan etnis Serbia yang menghabiskan sebagian besar umurnya di luar negeri, setelah dilahirkan di sebuah desa kecil yang termasuk wilayah Kekaisaran Austria yang sekarang merupakan negara Kroasia. Tesla pindah ke Budapest, Paris, dan akhirnya ke Amerika Serikat, di mana dia kemudian mendapatkan status kewarganegaraan dan menghabiskan sisa hidup dan karirnya. Dia meninggal dunia di New York pada tahun 1943.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serbia dan Kroasia sejak lama berselisih pendapat tentang negeri asal Tesla. Abu jasadnya disimpan di Beograd ibu kota Serbia, sedangkan patung dirinya dipajang di Beograd Kroasia.

Serbia dan Kroasia terlibat perang sipil ketika negara Yugoslavia pecah di tahun 1990-an dan hingga sekarang hubungan mereka masih getir. Kroasia saat ini sudah menjadi anggota Uni Eropa, sedangkan Serbia masih mengupayakan agar negaranya diterima sebagai anggota blok kerja sama ekonomi terbesar di dunia itu.

Menurut pakar-pakar sejarah, Tesla sendiri bangga memiliki akar Serbia dan menganggap Kroasia sebagai tanah airnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KroasiaNikola TeslaserbiaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uganda Batalkan Larangan Impor Baju Bekas
Tulisan selanjutnya Bertani dan Berkebun untuk Keluar dari Krisis Global

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?