Hidayatullah.com—Nigeria hari Selasa (2/6/2020) mulai kembali membuka rumah-rumah ibadah dan hotel di kebanyakan wilayahnya, sebagai bagian dari tahap kedua pelonggaran aturan lockdown Covid-19 di negara itu.
Karantina wilayah diberlakukan sejak 30 Maret di negara bagian pusat bisnis Nigeria, Lagos, di negara bagian tetangganya Ogun dan di wilayah ibu kota Abuja.
Gugus tugas penanggulangan pandemi Covid-19 Nigeria mengatakan bahwa hanya kegiatan rutin rumah ibadah yang diperbolehkan digelar, dan umat yang datang mengikuti diharuskan menjalankan protokol pencegahan penularan coronavirus seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Bank dan lembaga keuangan lain akan diperbolehkan beroperasi penuh dan penerbangan domestik dibuka kembali mulai 21 Juni, lansir BBC.
Jam malam yang berlangsung mulai waktu petang hingga waktu fajar mulai hari ini dilonggarkan. Ketentuan jam malam yang baru berlaku mulai pukul 10 malam sampai 4 pagi waktu setempat.
Namun demikian, sekolah, bar dan taman rekreasi masih ditutup, dan keramaian lebih dari 20 orang di selain tempat kerja atau rumah ibadah masih dilarang.
Negara bagian Kano, yang memberlakukan total lockdown sejak awal Mei, mulai memasuki tahap pertama pelonggaran aturan karantina wilayah. Artinya, kantor pemerintahan, pasar dan bank akan bisa beroperasi kembali tetapi dengan jam kerja terbatas.
Nigeria, negara di Afrika yang paling banyak penduduknya, sejauh ini mencatat lebih dari 100.000 kasus infeksi coronavirus.*