Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Harvard: Dilihat dari Kepadatan Parkir RS Wuhan, Coronavirus Sudah Ada Sejak Agustus 2019

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2020 12:07 12:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2020 12:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Coronavirus penyebab Covid-19 kemungkinan sudah menyebar di China sejak Agustus 2019, menurut hasil riset Harvard Medical School berdasarkan citra satelit pola perjalanan ke rumah sakit serta data pencarian di mesin pencari di internet. Namun, China menyebut laporan riset itu sebagai hal yang “konyol”.

Riset oleh fakultas kedokteran Universitas Harvard itu mengkaji gambar hasil pemotretan satelit lapangan parkir rumah sakit di Wuhan, di mana penyakit itu pertama kali diidentifikasi akhir 2019, serta mengkaji data pencarian di mesin pencari internet perihal gejala penyakit dengan kata kunci “batuk”dan “diare”.

Menurut laporan riset itu, tampak kenaikan trafik untuk pencarian daring (online) tentang gejala penyakit di awal-awal masa kemunculan coronavirus yang kemudian diberi nama resmi SARS-CoV-2.

Harvard mengakui bahwa pihaknya tidak bisa mengkonfirmasi kenaikan trafik pencarian daring itu berkaitan langsung dengan kemunculan coronavirus di Wuhan. Namun, sekolah kedokteran ternama itu mengatakan hasil temuannya menunjukkan bahwa pencarian daring itu banyak dilakukan tidak lama sebelum coronavirus diidentifikasi berasal dari pasar bahan makanan laut (pasar basah) Huanan di Wuhan.

“Temuan ini juga menyokong hipotesis yang menyatakan bahwa virus muncul secara alami di bagian selatan China dan potensial sudah menyebar pada masa penyakit klaster Wuhan itu diketahui,” kata laporan tersebut seperti dilansir Reuters. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada bulan Agustus 2019, citra satelit juga menunjukkan kenaikan tidak biasa kepadatan kendaraan yang diparkir di rumah sakit di Wuhan. Pada bulan Agustus itu pula data menunjukkan pengguna internet di China banyak yang melakukan pencarian informasi terkait gejala penyakit seperti diare dan batuk, dua gejala yang umum ditemukan pada pasien Covid-19. Kedua pola itu tidak tampak pada musim-musim flu sebelumnya, kata Harvard.

Ketika ditanya soal hasil riset Harvard itu pada konferensi pers hari Selasa (9/6/2020), jubir Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying membantah temuan itu.

“Menurut saya itu konyol, sangat konyol, membuat kesimpulan berdasarkan observasi superfisial seperti kepadatan volume trafik,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacoronaviruscovid-19HarvardparkirWuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Komisi IX: Tindak Penyebar Fitnah Tenaga Medis Covid-19
Tulisan selanjutnya Keuangan Syariah: Alternatif Kestabilan Ekonomi Masyarakat di Saat Pandemi 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?