Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oposisi Gagal Mendapatkan Kursi Suriah di Liga Arab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Maret 2014 01:51 1:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Maret 2014 23:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok oposisi Syrian National Council (SNC), gagal mendapatkan kursi Suriah di Liga Arab meskipun sudah melewati lobi-lobi intensif.

Pertemuan tingkat tinggi 22 negara anggota Liga Arab, yang berakhir di Kuwait City Rabu (26/3/2014), memutuskan hanya memperbolehkan SNC mengikuti pertemuan tingkat menteri dalam situasi tertentu.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Al-Araby mengatakan, kursi Suriah tetap dibiarkan kosong selama KTT karena SNC bukanlah sebuah pemerintahan dan kursi di organisasi regional itu hanya diperuntukkan bagi pemerintah suatu negara.

Al-Araby mengatakan, itulah alasan mengapa dia menolak memberikan kursi Suriah kepada SNC tahun lalu saat Liga Arab bertemu di Kairo.

Kepada Aljazeera jurubicara SNC Louay Safi mengkonfirmasi bahwa Mesir bersama Aljazair, Libanon dan Iraq menolak menyerahkan kursi perwakilan Suriah ke SNC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Selasa (25/3/2014), pimpinan SNC Ahmad Al-Jarba mengkritik keputusan Liga Arab membiarkan kursi Suriah tetap kosong. Dia menilai, keputusan itu seolah memberikan pesan kepada Assad bahwa “dia bisa membunuh dan kursi itu menunggunya untuk menuntaskan perang ini.”

Sebelumnya Aljazeera melaporkan bahwa Libanon mengancam akan menarik diri dari KTT apabila SNC diberikan kursi Suriah.

Kepada Reuters Menteri Luar Negeri Iraq Hoshiyar Zebari juga tidak setuju memberikan SNC tempat di Liga Arab. “Mana kedaulatan mereka? Mana otoritas mereka? Mereka bukan sebuah negara, mereka bahkan tidak punya pemerintahan.”

Namun di akhir KTT, Louay Safi mengatakan bahwa keputusan yang diambil dalam KTT itu bukanlah untuk menentang oposisi Suriah.

“Mereka tetap mengakui Syrian National Coalition sebagai perwakilan sah dari rakyat Suriah,” kata Safi.

KTT Liga Arab di Kuwait itu mengeluarkan deklarasi mengecam “pembunuhan massal” oleh pemerintah Suriah dan menegaskan bahwa solusi politik tetap menjadi prioritas untuk mengakhiri perang saudara di negeri itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setengah Senjata Kimia Suriah Sudah Dimusnahkan
Tulisan selanjutnya Gema Keadilan: Ahok tanpa Jokowi, Tamat!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?