Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Diplomat dan Pengusaha Kanada Dijerat Dakwaan Spionase di China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juni 2020 17:32 5:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juni 2020 17:32
Bagikan
Michael Kovrig, eks diplomat Kanada yang ditahan di China.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kejaksaan China hari Jumat (19/6/2020) mengatakan mereka telah mendakwa dua tahanan warga negara Kanada karena spionase, kasus yang menyeret perseteruan diplomatik antara Ottawa dan Beijing.

Mantan diplomat Michael Kovrig dan pengusaha Michael Spavor ditangkap akhir tahun 2018 dengan alasan keamanan nasional, tidak lama setelah pihak berwenang Kanada menangkap Meng Wanzhou, CFO dari Huawei Technologies Co yang juga putri pendiri perusahaan itu, di Vancouver atas permintaan Amerika Serikat.

China berulang kali menyeru pembebasan Meng, dan memperingatkan Kanada tentang konsekuensi yang akan dihadapinya apabila membantu AS dalam masalah Meng.

Bulan Desember 2019, Kementerian Luar Negeri China mengatakan sudah mengakhiri penyelidikan terhadap kedua warga negara Kanada itu, dan kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Kasus Kovrig ditangani kejaksaan di Beijing, dan kasus Spavor ditangani kejaksaan Provinsi Liaoning.

Kanada menyebut penangkapan kedua warganya itu sebagai tindakan sewenang-wenang. Kedutaan Kanada di Beijing belum memberikan komentar ketika dihubungi hari Jumat, lapor Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Spavor dituduh melakukan aksi mata-mata terhadap rahasia negara China dan secara ilegal mengirimkan rahasia negara ke entitas di luar China. Kovrig didakwa melakukan aksi mata-mata terhadap rahasia negara dan intelijen untuk entitas di luar China. Demikian menurut dua pemberitahuan yang diumumkan secara daring oleh pihak kejaksaan hari Jumat.

Kovrig (gambar) ketika ditangkap bekerja untuk International Crisis Group (ICG), organisasi non-pemerintah yang fokus pada resolusi konflik.

Spavor, 44, merupakan pengusaha yang memiliki ikatan mendalam dengan Korea Utara.

Awal bulan ini, utusan China untuk Kanada Cong Peiwu mengatakan kedua tahanan warga negara Kanada itu dalam kondisi sehat, tetapi kunjungan dari konsuler ditangguhkan karena adanya pembatasan berkaitan dengan wabah coronavirus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinahuaweikanadaMeng WannzhouMichael KovrigMichael Spavorspionase
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari 600 Pekerja di Sebuah Rumah Pemotongan Hewan di Jerman Positif Covid-19
Tulisan selanjutnya Pasukan TNI Mengadang Tank Zionis-Israel yang Bersitegang dengan Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?