Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih dari 600 Pekerja di Sebuah Rumah Pemotongan Hewan di Jerman Positif Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juni 2020 13:25 1:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juni 2020 13:25
Bagikan
Tempat penyembelihan hewan/ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Total ada 657 orang dites positif coronavirus di sebuah rumah pemotongan hewan di bagian barat laut Jerman dari 983 tes yang sudah diketahui hasilnya.

Hal itu disampaikan hari Rabu hari Rabu (17/6/2020) malam oleh politisi lokal Sven-Georg Adenauer ketika menyampaikan laporan terbaru kasus Covid-19. Dia memperingatkan bahwa masih ada tes yang belum dituntaskan dan kemungkinan pertambahan kasus infeksi coronavirus masih sangat terbuka, lansir DW.

Rumah pejagalan Rheda-Wiedenbrück yang terletak di distrik Gütersloh dekat Bielefeld itu dikelola oleh Tönnies, sebuah perusahaan pengolahan daging terkemuka di Jerman.

Sekitar 7.000 orang yang tinggal di daerah itu ditempatkan dalam karantina karena kemungkinan terpapar virus tersebut.

Hasil tes itu memaksa pihak berwenang untuk menutup tempat itu dan menghentikan semua kegiatan di sekolah, di tempat-tempat penitipan anak di daerah itu sampai liburan musim panas 29 Juni.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak pemerintah distrik berharap langkah tersebut dapat meredam penyebaran coronavirus lebih jauh di masyarakat.

Sektor pengolahan daging di Jerman mendapat sorotan tajam selama pandemi Covid-19 karena di sejumlah rumah pemotongan hewan terjadi penularan coronavirus cukup masif.

Seorang jubir Tönnies dalam sebuah konferensi pers berkata, “Kami hanya bisa menyampaikan permohonan maaf.”

Andre Vielstädte mengatakan perusahaannya sudah berupaya keras untuk menjauhkan virus dari tempat kerja mereka.

Perusahaan itu mengatakan tidak mengetahui pasti apakah ada klaster ganda di sana, tetapi dia menegaskan bahwa tiga-empat pekan lalu tes serupa menunjukkan hasil negatif.

Pihak perusahaan menduga penularan terjadi akibat para pekerjanya, yang sebagian besar berasal dari Rumania dan Bulgaria, pulang kampung ketika liburan panjang dan membawa serta penyakit itu ketika mereka kembali ke Jerman.

Menurut European Center for Disease Prevention and Control, Jerman memiliki jumlah kasus penularan coronavirus terkonfirmasi lebih banyak dibanding Rumania dan Bulgaria. Pada kurun 14 hari terakhir di Jerman tercatat 4.814 kasus baru, bandingkan dengan 2.898 di Rumania dan 915 di Bulgaria. Namun, juga perlu diingat Jerman termasuk negara yang giat melakukan tes Covid-19 kepada warganya, semakin banyak dilakukan tes semakin banyak peluang terdeteksinya penyakit.

Pendeta Katolik Peter Kossen, yang memberikan bimbingan rohani kepada banyak pekerja di industri pengolahan daging, dalam wawancara dengan DW menyeru dilakukannya perbaikan kondisi bagi pekerja industri itu.

“Para wanita dan pria benar-benar tak berdaya hidup dan bekerja dalam kondisi seperti sekarang ini. Mereka diperlakukan seolah-olah tidak memiliki martabat sebagai manusia, seakan mereka itu warga kelas tiga,” kata Kossen kepada DW. “Selama Anda tidak mengubah struktur ini, Anda akan selalu menyaksikan penularan penyakit massal di industri pengolahan daging.”

Dia menyeru agar para pekerja diberikan akomodasi satu orang satu kamar, sehingga mereka bisa mempraktikkan jarak sosial dan hasil tes kesehatan mereka baik.

Menurut Robert Koch Institute, otoritas kesehatan publik di Jerman, secara umum tingkat penularan Covid-19 di seluruh penjuru negeri relatif rendah, meskipun ada beberapa kenaikan kasus di sejumlah daerah. Sebanyak 156 dari 412 distrik melaporkan kasus baru nihil selama 7 hari terakhir. Tidak ada distrik yang melewati batas 50 infeksi baru per 100.000 orang penduduk. Tidak jelas apakah Gütersloh dimasukkan dalam perhitungan itu.

Kurun 7 hari terakhir dilaporkan kasus infeksi baru yang cukup tinggi per 100.000 orang penduduk di distrik Aichach-Friedberg, Greiz, Gütersloh, Verden, Sonnenberg dan Neukölln yang termasuk di dalam wilayah Berlin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19jagalJermanrumah pemotongan hewan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keajaiban Al-Quran Lebah Seorang Mukmin Ibarat Lebah
Tulisan selanjutnya Eks Diplomat dan Pengusaha Kanada Dijerat Dakwaan Spionase di China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?