Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Karantina 400.000 Orang Dekat Beijing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juni 2020 12:18 12:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juni 2020 11:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—China memberlakukan kembali aturan ketat penguncian wilayah di sebuah daerah berpenduduk 400.000 orang dekat Beijing, setelah terjadi kenaikan jumlah infeksi coronavirus.

Pembatasan diberlakukan di daerah Anxin, Provinsi Hebei, dekat ibu kota.

Para pejabat hari Ahad (28/6/2020) mengumumkan bahwa Anxin akan “sepenuhnya ditutup dan dikontrol,” lansir BBC.

Pembatasan yang diberlakukan mirip dengan yang diterapkan di Wuhan awal tahun ini. Itu artinya hanya pekerja bidang esensial yang diperbolehkan meninggalkan rumah untuk bekerja, sedangkan untuk keperluan rumah harian setiap keluarga hanya boleh menyuruh seorang anggotanya untuk berbelanja.

Anxin terletak sekitar 150 kilometer arah selatan dari Beijing. Media China melaporkan sejak wabah Covid-19 muncul kembali di Beijing dua pekan lalu, di Anxin sejauh ini sudah mencatat 18 kasus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak wabah muncul kembali di sebuah pasar grosir Beijing pertengahan Juni, ibu kota China itu mencatat 311 kasus infeksi coronavirus. 

Meskipun jumlah itu kecil dibanding ribuan kasus infeksi coronavirus harian di Amerika Serikat atau Amerika Selatan, China bertindak cepat untuk meredam penyebarannya.

Beberapa kawasan di Beijing ditempatkan dalam karantina, warga tidak bisa bebas bepergian, dan pemerintah melancarkan tes Covid-19 dalam jumlah besar.

Sebelum kemunculan wabah terakhir ini, Beijing selama 57 hari melaporkan nihil kasus baru coronavirus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Beijingchinacoronaviruscovid-19karantina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Pertahanan Serbia Positif Coronavirus Minta Rakyat Taat Aturan
Tulisan selanjutnya Lockdown Berarti Filipina akan Mengalami Lonjakan Kelahiran Tahun 2021

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?