Hidayatullah.com—Demonstran di selatan Tunisia memblokade sebuah jalur pipa minyak guna menuntut investasi yang lebih banyak di wilayah yang termarjinalkan itu, lapor AFP mengutip keterangan Kementerian Energi.
Ratusan orang menyerbu fasilitas produksi minyak El-Kamour, selatan Tataouine, dua pekan setelah para demonstran mendirikan kamp tidak jauh dari tempat itu.
Jalur pipa yang diblokade itu membawa lebih dari 50% minyak yang diproduksi Tunisia.
“Ada masalah besar pembangunan di Tataouine,” kata Hamed Matri, seorang penasihat untuk Kementerian Energi, seperti dikutip AFP Sabtu (18/7/2020).
Pada tahun 2017, pemerintah berjanji akan menggelontorkan dana lebih banyak untuk membangun daerah itu, tetapi para pengunjuk rasa mengatakan janji tersebut tidak kunjung ditepati.
Pihak berwenang terkait sekarang sedang berusaha membujuk demonstran untuk menghentikan blokade tersebut.*