Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ratu Denmark Melucuti Gelar Delapan Cucunya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2022 08:49 8:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2022 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratu Denmark Margrethe, satu-satunya ratu yang masih bertahta dan pemimpin kerajaan di daratan Eropa yang paling lama berkuasa, melucuti gelar delapan cucunya. Demikian diumumkan istana kerajaan.

Alasan resmi dari pencopotan gelar itu adalah supaya anak-anak dari putra bungsunya, Pangeran Joachim, dapat menjalani kehidupan dengan normal seperti orang lain pada umumnya. Langkah itu juga meniru keluarga kerajaan-kerajaan lain di Eropa yang merampingkan jumlah kalangan bangsawannya.

“Mulai 1 Januari 2023, keturunan Yang Mulia Pangeran Joachim hanya dapat menggunakan gelar mereka Count and Countess of Monpezat, gelar mereka sebelumnya Prince dan Princess of Denmark tidak lagi digunakan,” kata pihak istana dalam sebuah pernyataan hari Rabu (28/9/2022).

Pangeran Joachim, 53, memiliki empat anak dari dua pernikahan: Nikolai, Felix, Henrik and Athena, mulai dari usia 23 sampai 10 tahun.

“Dengan keputusannya, Yang Mulia Ratu ingin membuat kerangka kerja untuk keempat cucu tersebut, ke tingkat yang jauh lebih besar, untuk dapat membentuk eksistensinya sendiri tanpa dibatasi oleh pertimbangan dan kewajiban khusus sebagaimana yang diatur oleh afiliasi formal dengan Royal House sebagai sebuah institusi,” kata istana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Keputusan ratu sejalan dengan perubahan serupa yang telah dilakukan oleh rumah kerajaan lainnya dalam beberapa tahun terakhir dengan cara yang berbeda,” imbuh pernyataan itu seperti dilansir AFP.

Ibu dari dua putra tertua Pangeran Joachim kepada media mengaku “terkejut” dengan keputusan tersebut.

“Ini muncul tiba-tiba. Anak-anak merasa dikecualikan [dari keluarga],” kata Countess Alexandra kepada koran BT. “Mereka tidak mengerti mengapa identitas mereka diambil dari mereka.”

Empat cucu Ratu yang lain, anak-anak dari Putra Mahkota Frederik, 54, masih diperbolehkan memakai gelar mereka. Namun, begitu mereka sampai pada masa (usia) tertentu hanya calon raja di masa depan – saat ini Pangeran Christian – yang berhak menyandang gelar kerajaan. Keputusan ini dibuat pada tahun 2016.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:denmarkRatu Margrethe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 IndoVac Buatan Dalam Negeri
Tulisan selanjutnya “Chemistry” Syeikh Al-Qaradhawi dan Qatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?