Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pfizer akan Memproduksi Obat Covid-19 Remdesivir yang Dipatenkan Gilead

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Agustus 2020 19:42 7:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Agustus 2020 19:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pfizer Inc hari Jumat (7/8/2020) mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani sebuah kontrak tahun jamak untuk membuat remdesivir yang dipergunakan untuk merawat pasien Covid-19 bagi pengembang Gilead Sciences Inc, yang berpacu meningkatkan ketersediaan obat antivirus tersebut.

Gilead bertujuan pada akhir tahun ini memproduksi remdesivir yang cukup untuk merawat 2 juta pasien Covid-19, dan setuju untuk mengirim hampir semua pasokan obat itu ke Amerika Serikat sampai September.

Namun, staf rumah sakit dan para politisi mengeluhkan tentang sulitnya untuk mendapatkan obat tersebut, yang merupakan satu dari hanya dua obat yang menunjukkan kemampuan memulihkan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dalam sejumlah uji klinik.

Muncul pula kekhawatiran akan kelangkaan remdesivir di luar Amerika Serikat.

Hari Jumat, perusahaan farmasi asal Inggris Hikma Pharmaceuticals mengatakan sudah memulai produksi remdesivir di pabriknya di Portugal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gilead mengatakan jaringan manufakturnya untuk memproduksi remdesivir telah berkembang menjadi 40 perusahaan di Amerika Utara, Eropa dan Asia guna menambah produksinya.

Awal pekan ini, sebuah kelompok bipartisan kejaksaan-kejaksaan di AS mendesak pemerintah federal agar mengizinkan perusahaan lain membuat remdesivir yang dikembangkan Gilead, guna meningkatkan ketersediaan dan menekan harga obat antivirus itu agar tetap terjangkau.

Pfizer akan memproduksi remdesivir di pabriknya yang terletak di McPherson, Kansas, kata perusahaan farmasi tersebut. Tidak jelas apakah remdesivir yang diproduksi Pfizer hanya diperuntukkan bagi pasar domestik Amerika Serikat, lansir Reuters.

US Food and Drug Administration (FDA) pernah mengirimkan surat peringatan kepada Pfizer pada tahun 2017, mengatakan bahwa proses manufaktur obat-obatan suntik steril di pabriknya di Kansas itu “di luar kendali” dan “membahayakan pasien”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GileadPfizerremdesivir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah Kritik OKI Karena Bungkam Masalah Kashmir, Saudi Tahan Minyaknya untuk Pakistan
Tulisan selanjutnya Bahrain Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Bahan Peledak dari Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?