Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Menteri Pertahanan Jadi Presiden Interim Mali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 September 2020 14:52 2:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 September 2020 14:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan menteri pertahanan Bah Ndaw telah ditunjuk sebagai presiden interim Mali.

Kolonol Assimi Goita, yang memimpin kudeta bulan Agustus yang melengserkan paksa Ibrahim Boubacar Keita, ditunjuk sebagai wakil presiden.

Keduanya mengisi jabatan itu menyusul keputusan 17 anggota panel, yang dipilih junta militer untuk mengawasi 18 bulan masa transisi sebelum pemilihan umum. 

Goita, dalam pengumuman yang disiarkan di televisi, mengatakan bahwa dia dan Ndaw akan dilantik pada hari Jumat, lansir RFI Selasa (22/9/2020).

Penunjukan pensiunan kolonel berusia 70 tahun menggantikan posisi Keita itu bisa dipandang sebagai langkah untuk menenangkan Ecowas, blok kerja sama regional Afrika Barat, yang mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi kepada negara itu apabila tuntutan untuk penyerahan kekuasaan ke tangan sipil tidak segera dipenuhi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ecowas berulang kali menegaskan agar jabatan interim presiden dan perdana menteri diserahkan ke tokoh sipil.

Mereka mengatakan bersedia menerima tokoh militer sebagai wakil presiden asalkan orang tersebut nantinya tidak akan menjadi pengganti presiden.

Goita tidak mengatakan apakah posisi wakil presiden akan tetap sejajar dengan presiden sebagaimana ditetapkan dalam piagam transisi yang disetujui dalam pembicaraan multi-partai awal tahun ini.

Ndaw pernah menjabat sebagai pembantu penguasa militer Mali Moussa Traore. Dia diberi posisi pimpinan Angkatan Laut Mali dan menteri pertahanan pada tahun 2014 di masa pemerintahan Keita.

Para tokoh koalisi M5-RFP yang menggalang unjuk rasa besar mendongkel Keita sebelum kudeta –dan menjadi musuh junta militer sejak kudeta disebabkan peran militer yang domina selama masa transisi—memberikan sinyal dukungan terhadap Ndaw.

“Dia seorang pria yang miliki prinsip, loyal, seorang yang beriman dan nasionalis yang mencintai negaranya,” kata Nouhoum Togo, seorang jubir M5-RFP, yang pernah bekerja di Kementerian Pertahanan sesama kepemimpinan Ndaw. “Dia tidak mudah dimanipulasi,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bah Ndawinterimjunta militermalipresidentransisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NASA Berencana Kirim Astronot ke Kutub Selatan Bulan 2024
Tulisan selanjutnya Netty Aher Komentari Pelarangan Mudik dan Pembukaan tempat Wisata Dorong Pemerintah Terbitkan Perpu Pilkada Di masa Pandemi, Netty: Pastikan Pilkada Tidak Jadi Horor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?