Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembukaan Kembali Kampus Menambah Perhari 3.000 Kasus Covid-19 di AS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 September 2020 16:08 4:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2020 16:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pembukaan kembali kampus-kampus perguruan tinggi untuk pembelajaran tatap muka pada akhir musim panas ini bisa jadi ada hubungannya dengan pertambahan 3.000 kasus infeksi Covid-19 di Amerika Serikat beberapa pekan terakhir, menurut hasil studi terbaru.

Temuan itu menimbulkan pertanyaan tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka selama pandemi Covid-19. Hal ini penting sebab kampus-kampus perlu melakukan perencanaan untuk semester musim semi 2020, kata para peneliti dari University of North Carolina di Greensboro, Indiana University, University of Washington dan Davidson College.

Temuan itu masih harus menjalani review sejawat dan belum dipublikasikan secara daring, lapor Reuters Rabu (23/9/2020).

Untuk melacak kasus Covid-19 dan mengkaji asosiasinya dengan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan tatap muka di kampus, tim peneliti menggunakan data lokasi dari sebuah database pengguna ponsel yang bersedia membagikan informasi. Data penelitian dikumpulkan dari 15 Juli sampai 13 September.

Peneliti juga melihat tingkat infeksi Covid-19 di wilayah-wilayah county di mana kampus berada, sebelum dan sesudah kampus dibuka kembali dan mahasiswa berdatangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka menemukan kenaikan signifikan di county di mana kampus dibuka untuk melakukan perkuliahan tatap muka, terutama di dan sekitar kampus yang mahasiswanya berasal dari daerah yang tingkat infeksi coronavirusnya tinggi.

Dari sana peneliti mengaku dapat memperkirakan antara 1.000 dan 5.000 tambahan kasus perhari berkaitan dengan pembukaan kembali kampus untuk perkuliahan tatap muka. “Perkiraan terbaik kami sekitar 3.219 kasus perhari,” kata Ana Bento, salah satu penyusun laporan hasil penelitian itu, dari jurusan kesehatan publik di Indiana University.

Namun, studi itu tidak menelusuri lebih lanjut berapa banyak kasus “impor” (berasal dari mahasiswa perantauan) dan berapa banyak yang merupakan penularan lokal.

Tim peneliti juga menyatakan bahwa kasus-kasus tanpa gejala kemungkinan tidak terjaring dalam studi itu, kecuali pihak kampus melakukan tes coronavirus kepada siapa saja termasuk yang tidak mengalami gejala Covid-19. Peneliti juga tidak meninjau kebijakan-kebijakan yang diambil oleh masing-masing perguruan tinggi berkaitan dengan Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcoronaviruscovid-19kampusPerguruan Tinggiuniversitas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terdampar di Pesisir Barat Tasmania, 380 Paus Pilot Mati
Tulisan selanjutnya EU Drug Report 2020: Pil Pesta Berkurang, Pembelian Narkoba Online Naik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?