Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia Tangkap Empat Orang Asing Terkait Kelompok Bersenjata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juli 2019 19:53 7:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juli 2019 07:19
Bagikan
Bbbar Khalsa International, kelompok separatis Sikh.
Bagikan

Hidayatullah.com—Malaysia menahan empat orang asing, termasuk dua orang etnis Rohingya asal Myanmar, dengan tuduhan terlibat dengan kelompok-kelompok militan, kata pihak kepolisian hari Selasa (9/7/2019).

Malaysia menampung puluhan ribu Muslim Rohingya, yang selama empat tahun terakhir tiba di negara itu dari Myanmar dan Bangladesh guna mencari suaka.

Kedua orang Rohingya yang ditahan itu dituduh memberikan sokongan kepada Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), kelompok yang disebut-sebut sebagai dalang serangkaian serangan tahun 2017, kata Abdul Hamid Bador, kepala Kepolisian Malaysia dalams sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters.

Salah satu tersangka, seorang pekerja konstruksi berusia 41 tahun, juga dituduh mengeluarkan ancaman mati terhadap Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina lewat sebuah rekaman video yang diunggah ke media sosial, kata Abdul Hamid.

Tersangka lain, seorang pria Filipina berusia 54 tahun, diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok bersenjata Abu Sayyaf yang menyatakan beraliansi dengan ISIS alias Daesh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Abdul Hamid, pria berkewarganegaraan Filipina itu juga terlibat dalam aksi-aksi penculikan di sekitar perairan Sabah, sebelah selatan Filipina.

Tersangka keempat adalah seorang pria berusia 24 tahun berkewarganegaraan India. Dia dituduh bertindak sebagai fasilitator bagi seorang anggota senior Babbar Khalsa International (BKI), kelompok separatis Sikh.

Orang India itu, seorang buruh perawatan lift, diduga mentransfer uang sebesar 7.600 ringgit ($1.835) untuk mendanai aktivitas-aktivitas BKI di Asia Tenggara, kata Abdul Hamid.

Malaysia bersiaga penuh setelah sekelompok orang bersenjata yang mengaku bersekutu dengan ISIS melancarkan serangan di Jakarta pada bulan Januari 2016.

Serangan granat di sebuah bar di pinggiran ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, pada bulan Juni 2016 melukai delapan orang. ISIS mengklaim sebagai pelaku serangan itu, yang pertama di wilayah Malaysia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Babbar KhalsaMalaysiaRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jamaah Haji Diimbau Jaga Kesehatan Agar Ibadah Maksimal
Tulisan selanjutnya Mantan Pejabat PBB Dibui karena Mencabuli Anak di Nepal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?