Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Katolik Inggris Prioritaskan Reputasinya Korban dan Penyintas Pelecehan Seksual di Kalangan Gereja

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 November 2020 16:08 4:08 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 November 2020 16:08
Bagikan
Apostolic Nuncio
Bagikan

Hidayatullah.com — Gereja Katolik Roma di Inggris lebih memprioritaskan reputasinya sendiri di atas kesejahteraan anak-anak selama bertahun-tahun di gereka. Hal ini dilakukan dengan tujuan moralnya dikhianati oleh mereka yang melakukan pelecehan terhadap anak-anak, penyelidikan independen mengungkapkan pada Selasa (10/11/2020).

Gereja Katolik menerima lebih dari 900 pengaduan yang melibatkan lebih dari 3.000 kasus pelecehan seksual anak di Inggris dan Wales antara tahun 1970 dan 2015. Sementara itu ada lebih dari 100 tuduhan yang dilaporkan setahun sejak 2016.

“Laporan ini menemukan bahwa Gereja Katolik berulangkali gagal mendukung para korban dan penyintas, sementara mengambil tindakan positif untuk melindungi tersangka pelaku, termasuk memindahkan mereka ke paroki yang berbeda,” lanjut penyelidikan. “Para korban menggambarkan efek pelecehan yang mendalam dan seumur hidup, termasuk depresi, kecemasan, melukai diri sendiri dan masalah kepercayaan,” katanya.

Laporan itu mengkritik pemimpin Katolik paling senior di Inggris dan Wales, Kardinal Vincent Nichols, karena tidak mengakui tanggung jawab pribadi atau menunjukkan belas kasihan kepada para korban dalam kasus-kasus baru-baru ini yang diperiksa oleh penyelidikan. “Di beberapa waktu, laporan itu menemukan, Kardinal Nichols telah menunjukkan bahwa dia lebih peduli tentang dampak pelecehan seksual anak-anak terhadap reputasi Gereja Katolik daripada pada korban dan penyintas,” katanya.

Vatikan dan Apostolic Nuncio, perwakilannya untuk Inggris, tidak memberikan pernyataan saksi untuk penyelidikan tersebut meskipun ada permintaan berulang kali. Penyelidikan mengatakan tidak dapat memahami kurangnya kerja sama mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketua penyelidikan, Alexis Jay, mengatakan jelas bahwa Gereja lebih menghargai reputasinya di atas kesejahteraan para korban.

“Selama beberapa dekade, kegagalan Gereja Katolik untuk menangani pelecehan seksual terhadap anak membuat lebih banyak anak lagi bernasib sama,” katanya dalam sebuah pernyataan. “Bahkan saat ini, tanggapan Takhta Suci tampak bertentangan dengan janji Paus untuk mengambil tindakan atas masalah yang sangat penting ini,” tambahnya.

Penyelidikan publik independen yang berlangsung lama, telah memeriksa masalah pelecehan seksual anak di seluruh institusi dan masyarakat Inggris, menerbitkan temuan serupa tentang Gereja Inggris pada 6 Oktober.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Apostolic NunciogerejaGereja Katolik Inggrispelecehan seks di gereja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Austria Berupaya Kriminalisasi ‘Politik Islam’ dalam Peluncuran Langkah-Langkah Anti-Teror Baru
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Setujui 1.700 Pemukiman Haram Menyusul Pemilihan Umum yang Semakin Dekat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?