Hidayatullah.com—Kelompok bersenjata IS alias ISIS mengklaim telah menculik seorang pekerja Palang Merah di negara bagian Borno, Nigeria, pada hari Selasa (1/12/2020).
Dalam sebuah pernyataan singkat yang dirilis hari Rabu, kelompok itu mengatakan pekerja bantuan itu diculik di sebuah pos pemeriksaan palsu di jalan yang menghubungkan kota Kareto dengan Gubio di Borno, lansir BBC.
IS tidak memberikan penjelasan tentang identitas orang yang diculiknya ataupun tujuan dari penculikan tersebut.
Militan IS mengikrarkan perang terhadap organisasi-organisasi bantuan yang beroperasi di Afrika pada bulan Agustus dan pemimpinnya mengulangi pesan permusuhan itu pada bulan Oktober, menuding para pekerja kemanusiaan menerapkan agenda anti-Islam. Sebagaimana diketahui, kebanyakan organisasi kemanusiaan yang beroperasi di Afrika memiliki latar belakang Kristen atau Katolik.
IS mengirimkan klaim penculikan itu lewat akunnya di aplikasi RocketChat.
Klaim penculikan itu muncul sehari setelah kelompok Boko Haram mengaku sebagai pelaku serangan tanggal 28 November yang menewaskan puluhan petani di Borno.
Kedua kelompok bersenjata itu aktif di bagian timur laut Nigeria dan sekitar Lake Chad.*