Hidayatullah.com—Presiden terpilih Joe Biden hari Senin (11/1/2021) mengumumkan bahwa dia memilih diplomat veteran William Burns sebagai direktur dinas intelijen CIA dalam pemerintahannya nanti.
Bekas dubes Amerika Serikat untuk Rusia dan Yordania, Burns yang kini berusia 64 tahun memiliki karir diplomatik sepanjang 33 tahun baik dalam pemerintahan dari Republik maupun Demokrat. Dari korps diplomatik karir Burns naik menjadi wakil menteri luar negeri sebelum pensiun pada tahun 2014. Setelah pensiun hari-harinya dipergunakan untuk mengelola Carnegie Endowment of International Peace.
Selama gonjang-ganjing di lingkungan departemen luar negeri menyusul dilantiknya Donald Trump sebagai presiden AS pada Januari 2017, Burns berusaha menahan lisannya untuk tidak bersuara. Namun, tahun 2019 di mulai menulis kritikan-kritikan keras terhadap kebijakan luar negeri Trump yang dipublikasikan berbagai media.
Sejalan dengan keinginan Biden, bekas diplomat itu ingin agar dilakukan pembangunan kembali dan restrukturisasi di lingkungan misi diplomatik AS.
“Dubes Burns akan membawa pengetahunan, kebijaksanaan dan perspekti yang kita perlukan untuk mencegah dan menghadapi berbagai ancaman sebelum mencapai pesisir-pesisir negara kita. Dengan dia menjabat sebagai direktur CIA kita selanjutnya maka rakyat Amerika akan tidur nyenyak,” kata Biden dalam sebuah pernyataannya hari Senin seperti dilansir Associated Press.
Burns sebelumnya dikabarkan menjadi calon menteri luar negeri dalam pemerintahan Biden, tetapi dia justru memilih Anthony Blinken.
Apabila disetujui Senat, Burns akan menggantikan Gina Haspel. Dia pernah menerima tiga penghargaan Presidential Distinguished Service Awards dan penghargaan tertinggi untuk kalangan sipil dari Pentagon dan komunitas intelijen AS. Burns memiliki gelar doktor bidang hubungan internasional dari Oxford University.
Burns, sarjana lulusan La Salle University di Philadelphia, bergabung dengan Departemen Luar Negeri AS pada 1982 dan sebelum diangkat menjadi dubes untuk Rusia pada tahun 2005, dia bekerja sebagai pembantu senior menteri luar negeri William Christopher dan Madeleine Albright serta direktur kantor perencanaan kebijakan di Deplu AS.
Burns merupakan penasihat dan orang kepercayaan bagi Christopher, Albright, Colin Powell, Condoleezza Rice, Hillary Clinton dan John Kerry sebelum pensiun.
Dalam bukunya yang diterbitkan tahun 2019 “The Back Channel: A Memoir of American Diplomacy and the Case for Its Renewal” Burns memaparkan banyak pengalamannya selama puluhan tahun bekerja sebagai diplomat.*