Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masyarakat Kosovo Menolak Keputusan Pemerintah Membuka Kedutaan di Yerusalem

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Februari 2021 08:12 8:12 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Februari 2021 08:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Keputusan Kosovo untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem, berdasarkan kesepakatan dengan ‘Israel’ tentang pembentukan hubungan diplomatik, memicu reaksi beragam dari masyarakat negara itu. Kosovo dan ‘Israel’ secara resmi menjalin hubungan diplomatik pada Senin kemarin.

Selain itu, Kosovo mengakui Yerusalem sebagai ibu kota ‘Israel’. Sejumlah warga Kosovo berpendapat bahwa negara itu tidak boleh membuka kedutaan besar di ‘Israel’, sementara yang lain mengatakan setiap langkah dapat diambil untuk kepentingan negara.

Behar Beqiri, warga ibu kota Pristina, menggarisbawahi bahwa menurut resolusi PBB, Kosovo seharusnya tidak membuka kedutaan di Yerusalem dan negara itu tidak boleh memiliki kedutaan besar di ‘Israel’. “‘Israel’ adalah tanah yang diduduki, yang sebenarnya milik Palestina. ‘Israel’ adalah negara yang dibuat oleh AS. Oleh karena itu, kami tidak menerima pembukaan kedutaan di Yerusalem maupun di Tel Aviv,” kata Beqiri.

Warga lain Sejdi Halimi menegaskan bahwa keputusan negaranya untuk membuka kedutaan di Yerusalem diambil oleh pemerintah Kosovo dan AS, sehingga apa yang dikatakan rakyat tidak ada artinya. “Anda bisa meminta seluruh Kosovo, tapi ketika pemerintah Kosovo dan AS memutuskan, letakkan bendera di sana. Tidak ada cara lain,” kata Halimi.

Kosovo menjadi negara ketiga yang membuka kedutaan besar di Yerusalem setelah AS dan Guatemala. Pembentukan hubungan antara Kosovo dan ‘Israel’ didahului dengan kesepakatan normalisasi hubungan yang dicapai dalam beberapa bulan terakhir antara ‘Israel’ dan empat negara Arab, Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ines Demiri akan menjabat menjadi Duta Besar Kosovo untuk ‘Israel’. September lalu, mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa para pemimpin Serbia dan Kosovo, yang bertemu di Gedung Putih, mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan ekonomi antara kedua negara.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hubungan diplomatikisraelkedutaan YerusalemKosovo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahudi Memusuhi Malaikat Jibril Komunitas Yahudi Ultra-Ortodoks London Memiliki Tingkat Infeksi Virus Corona ‘Tertinggi di Dunia’
Tulisan selanjutnya 80 Mahasiswa Indonesia di Mesir Hafalkan Matan Fikih Syafi’i

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?