Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berusia 117 Tahun, Penyintas Covid-19 Tertua Eropa Tidak Takut Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2021 09:56 9:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2021 09:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang biarawati Katolik Prancis merupakan penyintas Covid-19 tertua di Eropa, hanya beberapa hari menjelang ulang tahunnya ke-117. Lucile Randon, yang menggunakan nama Suster Andre sejak 1944, dites positif coronavirus pada 16 Januari tetapi tidak menunjukkan gejala. Dia mengatakan kepada media lokal, “Saya bahkan tidak menyadari jika terjangkit.” Dia mengisolasi diri dari penghuni lain di panti jompo tempatnya menjalani masa pensiun di Toulon, bagian selatan Prancis, tetapi sekarang sudah pulih sepenuhnya. Suster Andre, yang tuna netra dan menggunakan kursi roda, sekarang berharap dapat merayakan ulang tahunnya ke-117 besok, meskipun hanya dapat merayakannya dengan sekelompok kecil penghuni panti. “Dia sangat beruntung,” kata David Tavella, jubir panti Sainte Catherine Labouré, seperti dilansir BBC Rabu (9/2/2021). Kepada koran Var Matin dia berkata, “Dia tidak bertanya kepada saya tentang kesehatannya, tetapi justru bertanya tentang kebiasaan hariannya. Contohnya, dia ingin tahu apakah jadwal makan dan tidurnya akan berubah.” “Dia tidak menunjukkan rasa takut terhadap penyakit itu. Di sisi lain, dia sangat khawatir dengan penghuni panti lain.” Suster Andre dilahirkan pada 11 Februari 1904. Selain menjadi orang tertua di Eropa, dia merupakan orang kedua tertua di dunia yang masih hidup, menurut daftar World Supercentenarian Ranking List yang disusun Gerontology Research Group. Ketika ditanya oleh lembaga penyiaran Prancis BFM apakah dirinya takut karena terjangkit Covid, Suster Andre menjawab, “Tidak, saya tidak takut, karena saya tidak takut mati.” “Saya senang bersama Anda, tetapi saya berharap saya berada di tempat lain –bersama abang saya, kakek dan nenek saya,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19penyintasPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peran Pers Islam Amat Penting bagi Bangsa
Tulisan selanjutnya Celaka bagi Para Pendusta Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?