Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berencana Serang Sinagog di Colorado, Seorang White Supremacist Dihukum Bui 20 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Februari 2021 18:07 6:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Februari 2021 18:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria white supremacist hari Jumat (26/2/2021) dihukum penjara 19 tahun 6 bulan setelah mengaku bersalah beberapa bulan silam dalam kasus kejahatan kebencian yang menjadi pangkal rencana serangan bom yang gagal terhadap sebuah Sinagog bersejarah di Colorado, Amerika Serikat, tahun 2019.

Richard Holzer, 28, hadir di pengadilan federal di Denver untuk mendengarkan hukuman atas rencananya membom Temple Emanuel in Pueblo, Colorado, Sinagog tertua kedua di negara bagian itu.

Meskipun rencana itu berhasil digagalkan, hakim distrik AS Raymond Moore mengatakan Holzer berusaha “meneror komunitas Yahudi”  di Pueblo, sebuah kota berpenduduk 112.000 sekitar 100 mil arah selatan jauhnya dari Denver.

“Itu merupakan salah satu kejahatan keji paling vulgar … yang bisa dilakukan terhadap segenap kelompok masyarakat,” kata Moore saat menjatuhkan hukuman sesuai permintaan jaksa penuntut.

Holzer menolak berbicara dalam persidangan itu, lapor Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Terdakwa mengaku bersalah pada Oktober 2020 atas satu dakwaan berusaha mengganggu peribadatan keagamaan dengan menggunakan kekuatan (senjata), satu dakwaan berusaha menghancurkan bangunan yang dipergunakan untuk perdagangan antarnegara bagian, menurut pengakuan bersalahnya.

Holzer, yang tinggal di Pueblo, ditangkap pada bulan November 2019 setelah agen FBI melakukan operasi penyamaran menyusul ujaran kebencian terhadap orang Yahudi yang diungkapkannya di laman Facebook.

Berpura-pura sebagai berideologi rasis, beberapa agen FBI berhasil mengontak Holzer dan kemudian bertemu dengannya, ketika pemuda kulit putih itu sesumbar ingin meledakkan sinagog. Sebelum melakukan penangkapan, agen FBI menjebaknya dengan memberikan beberapa bom pipa dan dinamit, menurut dokumen pengadilan.

Hakim membantah pembelaan tim pengacaranya yang mengatakan bahwa Holzer sudah meninggalkan pandangan rasisnya. Hakim menegaskan bahwa terdakwa masih berusaha mengontak orang-orang white supremacist seperti dirinya sejak dia ditangkap.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatColoradosinagogwhite supremacistyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Raja Spanyol Lunasi Utang Pajak €4 Juta
Tulisan selanjutnya Senator Papua Minta Jokowi Cabut Kebijakan Legalisasi Miras: Tokoh Gereja Maunya Diharamkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?