Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

McDonald’s Tolak Karyawan Berjilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2008 19:00
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com–Quiana Pugh (25) dari Dearborn, negara bagian Michigan ditolak bekerja setelah manajer resto memberi pilihan agar dirinya membuka jilbab. Jika menolak, ia tidak akan direkrut sebagai karyawan. Nasib serupa dialami Toi Whitfield (20) dari Kota Detroit.

Ia ditolak bekerja di cabang McDonald's di Dearborn pada November 2006. Keduanya mengajukan gugatan diskriminasi terhadap resto terbesar itu di Pengadilan Sirkuit Wilayah Wayne.

Banyak Muslim Amerika mengeluh telah diperlakukan diskriminasi dengan alasan agama. Bulan lalu, calon presiden dari Demokrat, Barack Obama, minta maaf terhadap dua wanita Muslim karena mereka tak boleh duduk di belakangnya dalam kampanye hanya karena alasan memakai jilbab.

Januari lalu, seorang pelari terkenal SMA di AS dikeluarkan dari pertandingan karena memakai baju yang memungkinkannya bertanding sambil tetap mengikuti syariah Islam. Islam menganggap jilbab sebagai kewajiban berpakaian untuk wanita, bukan simbol agama. Ada sekitar tujuh juta orang Muslim yang tinggal di AS.

Kebijakan McDonald's yang anti-jilbab memicu kecaman di kalangan pengacara dan Muslim Amerika. Dewan Hubungan Islam Amerika CAIR juga mengutuk posisi manajer itu yang dianggap 'rasis'.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Restoran Dearborn termasuk satu dari dua resto cabang McDonald's di AS yang menjual makanan halal.

Menurut Whitfield, gugatan terhadap McDonald's bertujuan untuk melindungi para gadis berjilbab lain dari perlakuan diskriminasi.

Umat Islam di Amerika menjadi peka setelah hak-hak sipil mereka berkurang sejak serangan berdarah 11 September 2001. [iol/htb/www.hidayatulah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Serukan Ormas Islam Menyatukan Kalender Islam
Tulisan selanjutnya AS Larang Publikasi Foto-Foto Kekalahan di Perang Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

Terbaru

  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?