Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sudan Menandatangani Kesepakatan dengan Faksi Pemberontak untuk Pembicaraan Damai di Masa Depan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Maret 2021 10:05 10:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Maret 2021 10:05
Bagikan
sudan kesepakatan pemberontak
Wakil Kepala Dewan Kedaulatan Sudan Mohamed Hamdan Dagalo
Bagikan

Hidayatullah.com — Sudan menandatangani kesepakatan pada Ahad (28/03/2021) dengan faksi pemberontak untuk membantu memandu negosiasi perdamaian di masa depan. Pemerintah transisi Sudan berjuang untuk mengakhiri konflik internal negara itu.

Kepala negara Sudan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, menandatangani “deklarasi prinsip” dengan Abdelaziz al-Hilu, kepala Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan-Utara (SPLM-N), lansir Middle East Eye.

Prinsip-prinsip tersebut mencakup penyatuan angkatan bersenjata dan mendirikan negara sekuler yang demokratis dengan kebebasan beragama.

“Hal berikutnya adalah kedua pihak akan melanjutkan pembicaraan tiga minggu dari sekarang,” pungkas pejabat tim mediasi Ramadan Goch kepada AFP.

“Mereka sekarang akan mengatur tim mereka dan bersiap untuk melanjutkan pembicaraan damai.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penandatanganan kesepakatan antara pemerintah Sudan dan pemberontak itu untuk memandu pembicaraan damai di masa depan dilakukan setelah Bank Dunia mengatakan akan memberi Sudan $ 2 miliar dalam bentuk hibah dari Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) bank tersebut.

Khartoum mengatakan $ 63 juta akan tersedia untuk dukungan anggaran dan dukungan kesejahteraan.

Pemerintah transisi Sudan, yang terdiri dari warga sipil dan tentara, telah menjadikan perdamaian dengan kelompok pemberontak negara itu sebagai prioritas utama.

Pada bulan Oktober, perjanjian bersejarah ditandatangani dengan Front Revolusioner Sudan, sebuah aliansi kelompok pemberontak dari wilayah Darfur, Nil Biru, dan Kordofan Selatan.

Cabang Gerakan Pembebasan Sudan yang dipimpin oleh Abdelwahid Nour di Darfur menolak untuk menandatangani.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Era Demokrasi dan Kebebasan Pers, PKS Prihatin Penganiayaan Terhadap Wartawan Masih Terjadi
Tulisan selanjutnya Bahan baku vaksin sinovac Antisipasi Embargo, DPR Minta Pemerintah Kembangkan Vaksin Dalam Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?