Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Turki Protes Larangan Berjilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2004 14:49 2:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2004 14:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aksi unjuk rasa itu dilakukan hari Ahad (19/12) kemarin sebagai bagian dari hak untuk meminta kebebasan dalam menjalankan keyakinan terhadap menjalankan agama.

Seperti diketahui, Turki belakangan ini menjadi sorotan media massa dunia karena pemimpin negara-negara Uni Eropa (UE) setuju untuk memulai perundingan dengan pemerintah Ankara mengenai keanggotaan Turki dalam UE.

Menurut para pejabat tinggi Ankara, Turki masih harus menempuh perjalanan panjang untuk bisa bergabung ke dalam Masyarakat Eropa. Dalam menempuh perjalanan panjang itu, kesan yang terlihat ialah bahwa Turki harus mampu memenuhi berbagai syarat, diantaranya mematuhi nilai-nilai HAM dan menegakkan berbagai kebebasan prinsipal, termasuk kebebasan memegang dan menjalankan keyakinan beragama.

Menteri Kehakiman Turki dan Jubir Deplu Turki memastikan bahwa Ankara akan bisa memfinalkan perundingannya dengan UE dalam tempo lima tahun ke depan. Adanya sebentuk janji pemerintah Ankara ini nampaknya membuat umat Islam Turki merasa menemukan momen untuk mengemukakan kebebasan yang mereka perjuangkan, terutama menyangkut kebebasan menjalankan keyakinan religius.

Karenanya, dalam demonstrasi itu mereka menjadikan isu kebebasan sebagai tema demonstrasi protesnya terhadap pemerintah. Mereka berteriak, ?Kami tidak akan masuk ke dalam UE tanpa kebebasan menjalankan hukum agama.?

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Teriakan itu dipekikkan sebenarnya bukan hanya untuk pemerintah Ankara, tetapi juga untuk UE. Umat Islam Turki mempertanyakan; kalau memang kebebesan itu menjadi salah satu syarat masuknya Turki ke dalam Uni Eropa, mengapa umat Islam Turki dibiarkan terkekang oleh larangan terhadap penerapan berbagai ketentuan Islam, terutama menyangkut jilbab.

Dari sisi lain, pada dasarnya umat Islam Turki mengkhawatirkan dampak-dampak buruk masuknya negara ini ke dalam UE, yaitu hilangnya identitas nasional dan nilai-nilai agama Islam yang dipeluk oleh mayoritas masyarakat Turki.

Namun, karena proses keanggotan Turki ke dalam UE terus melaju ke depan, umat Islam negara ini paling tidak berharap agar isu HAM dan kebebasan yang ikut meramaikan proses itu bisa diaplikasikan untuk mengusut nasib mereka dalam menjalankan keyakinan agamanya.

Sejauhmana harapan itu bisa dipenuhi oleh pemerintah Turki dan UE, jawabannya sangat bergantung kepada sejauhmana komitmen kedua pihak itu kepada nilai-nilai HAM dan kebebasan itu sendiri.

Kehidupan Turki jadi sulit dibedakan dari penampilan Eropa pada umumnya, sekalipun warganya sangat mayoritas muslim.

Pemerintah Turki –yang didominasi militer– telah sejak lama ‘melacurkan diri’ agar bisa diakui menjadi bagian Eropa. Untuk yang satu itu, pemerintah bahkan rela untuk tidak mendengarkan suara rakyatnya yang sesungguhnya ingin kembali dalam pangkuan Islam. (irib/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sepucuk Surat Dari Kamp Wanita Abu Ghraib
Tulisan selanjutnya 22 Tentara AS Tewas diroket

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?