Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belum Ada Izin Pakai FDA, Amerika Janji Bagikan 60 Juta Vaksin AstraZeneca ke Negara Lain

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2021 12:54 12:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2021 12:54
Bagikan
Embargo Vaksin India
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat mengumumkan akan membagikan 60 juta dosis vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca kepada negara lain.

Janji itu diutarakan menyusul pembicaraan antar Presiden AS Joe Biden dengan PM India Narendra Modi, yang negaranya sangat kekurangan suplai vaksin sementara kasus infeksi coronavirus semakin meluas dengan cepat.

Lewat Twitter, Biden mengatakan bahwa Amerika akan memberikan sokongan penuh dalam penanggulangan Covid.

“India ada untuk kami, dan kami akan ada untuk mereka,” cuitnya seperti dilansir The Guardian Senin (26/4/2021).

Amerika Serikat sudah memvaksinasi lebih dari 63% populasi dewasa dengan sedikitnya satu dosis dari tiga vaksin yang sudah mendapat izin yaitu buatan Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson. Negara itu diperkirakan memiliki suplai yang cukup bagi negaranya sampai musim panas tahun ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca dipakai di berbagai negara, tetapi sampai saat ini belum mendapatkan izin penggunaan oleh otoritas obat dan makanan di Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA).

Keputusan untuk membagikan vaksin AstraZeneca ke negara lain mudah saja bagi AS, sebab negara itu tidak membutuhkannya.

Seorang pejabat Gedung Putih dalam konferensi pers yang digelar secara virtual berkata, “Mengingat kuatnya portofolio vaksin-vaksin yang sudah dipakai AS dan telah mendapatkan izin dari FDA, dan mengingat vaksin AstraZeneca belum memiliki izin penggunaan di AS, kami tidak memerlukan vaksin AstraZeneca di sini selama beberapa bulan mendatang.”

“Oleh karena itu AS melihat ada opsi untuk membagikan vaksin AstraZeneca ke negara-negara lain apabila sudah tersedia.”

Andy Slavitt, penasihat senior Gedung Putih untuk urusan Covid-19, hari Senin (26/4/2021) lewat Twitter mengumumkan bahwa AS akan membagikan “60 juta dosis vaksin AstraZeneca kepada negara-negara lain apabila sudah tersedia.”

Sebelum bisa dikirim ke negara lain, vaksin AstraZeneca tetap harus lolos uji kualitas produk dari FDA, imbuhnya.

Jen Psaki, sekretaris pers Gedung Putih, dalam keterangan pers mengatakan bahwa pengiriman vaksin ke India masih perlu waktu, sebab saat ini Amerika Serikat sama sekali tidak memiliki dosis vaksin AstraZeneca. 

Apabila vaksin itu sudah tersedia dan memperoleh sertifikat FDA, kemungkinan Amerika Serikat bisa membagikan sekitar 10 juta dosis, kata Psaki, seraya menegaskan kembali bahwa hal ini belum akan terwujud dalam waktu dekat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatAstraZenecacoronaviruscovid-19vaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ajaklah Anak Berdialog
Tulisan selanjutnya Agrokultural Markaz Syariah Habib Rizieq, Ramadhan Ponpes Agrokultural Markaz Syariah Belum Kantogi Izin Menag, Ini Pembelaan Habib Rizieq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?