Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berdesakan dalam Acara Amal Gereja 31 Orang Tewas di Nigeria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Mei 2022 13:43 1:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Mei 2022 13:38
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Aksi saling dorong dan berdesakan di sebuah acara amal gereja di Nigeria selatan pada hari Sabtu (28/5/2022) menyebabkan 31 orang tewas dan tujuh terluka.

Peristiwa itu terjadi dalam acara yang diselenggarakan gereja Pentekosta Kings Assembly di negara bagian River, yang diserbu banyak orang yang berharap memperoleh bantuan, kata jubir kepolisian Grace Iringe-Koko seperti dilansir Associated Press.

Banyak dari korban datang ke acara tahunan “Shop for Free”,  program amal yang diselenggarakan oleh gereja yang memberikan pakaian, sepatu dan barang kebutuhan lain secara gratis untuk yang membutuhkan.

Acara itu seharusnya dimulai ada pukul 9 pagi, tetapi orang sudah berdatangan sejak pukul 5 agar mendapat antrean terdepan, kata Iringe-Koko. Entah bagaimana mereka mendobrak gerbang yang terkunci, katanya, seraya menambahkan bahwa tujuh orang yang terluka sedang diberi perawatan.

Seorang saksi yang hanya mengidentifikasi dirinya sebagai Daniel mengatakan “ada begitu banyak anak” di antara yang mati. Lima dari anak-anak yang meninggal berasal dari satu ibu, katanya kepada Associated Press, seraya menambahkan bahwa seorang wanita hamil juga kehilangan nyawanya. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa anggota gereja diserang dan dilukai oleh kerabat korban setelah kejadian itu, menurut saksi mata bernama Christopher Eze. 

Pihak gereja menolak berkomentar tentang situasi tersebut.

Acara Shop for Free dihentikan sementara pihak berwenang menyelidiki bagaimana peristiwa malang itu terjadi.

Insiden seperti itu biasa terjadi di Nigeria, negara dengan perekonomian terbesar di Afrika, di mana lebih dari 80 juta orang hidup dalam kemiskinan, menurut statistik pemerintah.

Dua puluh empat orang tewas dalam pertemuan gereja yang penuh sesak di negara bagian Anambra di bagian tenggara pada tahun 2013.

Sedikitnya 16 orang tewas pada tahun 2014 ketika kerumunan menjadi tidak terkendali selama proses screening calon pekerja pemerintahan di ibu kota negara, Abuja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:acara amalbantuangerejanigeriaPentekosta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Presiden Petro Poroshenko Dilarang Tinggalkan Ukraina
Tulisan selanjutnya Warga Lithuania Kumpulkan Donasi Beli Drone Bayraktar untuk Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?