Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Separatis Kamerun Menculik untuk Mendapatkan Uang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2021 08:15 8:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2021 08:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok-kelompok separatis di Kamerun telah menculik ratusan orang sejak 2017, kata Human Rights Watch (HRW) dalam sebuah laporan.

Mereka yang diculik antara lain pelajar, tokoh agama, tokoh politik dan pekerja kemanusiaan, kata organisasi berbasis di Amerika Serikat itu seperti dilansir BBC Jumat (12/3/2021).

Seringkali penculik meminta uang tebusan sebelum melepas korbannya.

Laporan HRW menyebut sebuah kasus seorang dokter yang diculik pada 27 Februari, tetapi kemudian dibebaskan setelah uang tebusan $544 dibayar.

Namun, kelompok separatis juga diketahui menculik dan membunuh orang-orang yang diduga bekerja sama dengan militer Kamerun, lapor HRW. Contohnya kasus tiga tokoh masyarakat dari desa Essoh Attah di bagian barat daya Kamerun, yang dibunuh oleh separatis pada 13 Februari karena diduga menolak menyerahkan keuntungan hasil penjualan panen coklat dan berpartisipasi dalam pemilu regional pada Desember tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

HRW juga menuding militer Kamerun melakukan pelanggaran dalam aksinya memberantas separatisme.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sedikitnya 3.000 orang tewas di daerah barat laut dan barat daya yang berbahasa Inggris sejak maraknya gerakan separatisme akhir 2016.

Aktifis dari kalangan Anglophone mengatakan bahwa warga mayoritas berbahasa Prancis di Kamerun memarjinalkan warga minoritas berbahasa Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kamerun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekolah Anak-anak Muslim Sekolah Anak-anak Muslim Swedia Dibakar Orang Bertopeng
Tulisan selanjutnya Jangan Biarkan Murobithah Berjuang Sendirian!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?