Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nepal Meminta Tabung Oksigen Bekas Dipakai Pendaki Puncak Everest

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Mei 2021 15:33 3:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Mei 2021 15:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Nepal sangat kekurangan tabung oksigen sampai-sampai meminta para pendaki Puncak Everest agar membawa turun tabung kosong yang bekas mereka pakai dan tidak meninggalkannya di ceruk-ceruk gunung, kata seorang pejabat kepada Reuters hari Senin (10/5/2021).

Kul Bahadur Gurung, seorang pejabat senior di Nepal Mountaineering Association, mengatakan para pendaki dan sherpa mereka pada musim pendakian tahun ini diperkirakan sudah membawa sedikitnya 3.500 tabung oksigen. Tabung-tabung itu biasanya tidak dibawa saat turun dan kerap terkubur reruntuhan salju.

“Kami meminta para pendaki dan sherpa agar membawa kembali tabung-tabung kosong itu sebisa mungkin, sebab tabung dapat diisi ulang dan dipergunakan untuk merawat pasien Covid-19 yang sangat membutuhkannya,” kata Gurung kepada Reuters.

Negara itu mengeluarkan izin pendakian untuk bulan April-Mei ke lebih dari 700 pendaki yang memanjat 16 puncak di Pegunungan Himalaya, 480 untuk mendaki Puncak Everest.

Koresponden The Guardian Peter Beaumont melaporkan bahwa situasi wabah coronavirus di Nepal sama buruknya, jika tidak lebih buruk, dengan negara tetangga India, yang memiliki banyak daerah perbatasan mudah ditembus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Banyak rumah sakit umum dan swasta di ibukota Khatmandu mengatakan tidak lagi sanggup menampung pasien Covid-19 karena kekurangan tabung dan gas oksigen. 

“Kami membutuhkan sekitar 25.000 tabung oksigen segera untuk menyelamatkan nyawa-nyawa pasien. Ini kebutuhan mendesak kami,” kata Samir Kumar Adhikari, seorang pejabat Kementerian Kesehatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19EverestNepalTabung oksigen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Alasan Mengapa Umat Islam harus Memerdekakan Masjid Al-Aqsha [2]
Tulisan selanjutnya Hong Kong Batal Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Perpanjangan Visa Kerja PRT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?