Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan Inggris di Mali Sita Amunisi dan AK47 Milik Terduga ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2021 12:21 12:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2021 12:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejumlah senjata Laras panjang AK47 dan ratusan butir amunisi disita dari tempat penyimpanan senjata terduga kelompok ISIS yang disita oleh pasukan Inggris di Mali.

Sekitar 100 prajurit dikerahkan untuk mengamankan senjata tersebut di sebuah desa dekat perbatasan dengan Niger, di mana Kementerian Pertahanan mengatakan penduduk lokal mengalami ancaman.

Sebelum pasukan Inggris tiba, para terduga anggota ISIS alias IS melarikan diri dengan berenang menyeberangi sungai, kata kementerian.

Operasi dilakukan sementara terjadi badai pasir dan suhu udara di atas 50°C.

Tentara Inggris juga menyita seragam loreng, alat komunikasi radio, ponsel dan ratusan liter BBM setelah diberikan izin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menggeledah bangunan-bangunan yang ada, lansir BBC Sabtu (15/5/2021).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka merupakan bagian dari pasukan Inggris yang tiba di Mali pada bulan Desember 202 untuk memperluas misi penjaga perdamaian PBB.

Gugus tugas itu melakukan  patroli pengintaian jarak jauh untuk melindungi penduduk setempat dari kelompok-kelompok Muslim bersenjata.

Operasi di desa itu, yang terletak dekat perbatasan Niger, melibatkan prajurit dari Light Dragoons and Royal Anglian Regiment, didukung oleh tenaga ahli dari tim pencarian Royal Engineer.

Komandan Light Dragoons Letkol Tom Robinson mengatakan mereka mengumpulkan informasi intelijen saat melakukan patroli.

“Kami fokus mencari tahu di mana kelompok teroris mengintimidasi penduduk setempat dan kemudian dapat menemukan dan menyita senjata beserta amunisi, mengacaukan pengaruh buruk mereka terhadap masyarakat setempat dan mengumpulkan lebih banyak yang dapat mencegah aktivitas ekstremis lebih lanjut,” katanya.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan operasi dengan cara itu dilakukan oleh pasukan-pasukan PBB di Mali.

Misi PBB di Mali terdiri lebih dari 14.000 penjaga perdamaian dari 56 negara.

Misi itu disebut-sebut sebagai misi penjaga perdamaian paling buruk di dunia.

Hampir 250 prajurit PBB kehilangan nyawanya di sana sejak 2013.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrismaliPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WHO Imbau Donasi Vaksin ke Negeri Miskin Didahulukan Sebelum Anak di Negara Kaya Diimunisasi
Tulisan selanjutnya Media Yahudi: 30 Hal Ini Anda telah ‘Membantu Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?