Hidayatullah.com—Riset terbaru menunjukkan spesies-spesies invasif baik berupa rumput liar, serangga dan cacing membebani pertanian Afrika lebih dari $3.5 triliun setiap tahun.
Para peneliti yang berbasis di Ghana, Kenya, Inggris dan Swiss menyoroti dampak buruk spesies merusak yang diakibatkan aktivitas manusia.
Nigeria, di mana kerugian diperkirakan mencapai $1 triliun setahun, merupakan negara di Afrika yang terdampak paling parah.
Kebanyakan kerugian berasal dari rumput liar, yang pembersihannya biasanya dilakukan oleh kalangan wanita dan anak-anak. Namun, kerugian yang disebabkan serangga diperkirakan mencapai $40 miliar.
Penyusun hasil riset menegaskan bahwa beban sesungguhnya yang ditimbulkan spesies merusak terhadap pertanian Afrika kemungkinan lebih besar, sebab mereka tidak memasukkan biaya herbisida untuk pengendalian hama dan penyakit, lansir BBC Kamis (20/5/2021).*