Hidayatullah.com–Berita dan tayangan yang buruk adalah racun yang akan membahayakan pikiran dan jiwa. Bahkan, hal itu lebih berbahaya dari pada racun bagi tubuh. Oleh karena itu, pembaca muslim dituntut cerdas dan selektif.
Demikian yang disampaikan oleh Ketua Persatuan Ulama Dunia, Syeikh Dr. Yusuf Qardhawi, lewat laman resminya qaradawi.net, Sabtu (09/04/2016).
Masih menurut Al Qaradhawi, setiap kepala keluarga harus mempu memilihkan tayangan yang baik bagi anggota keluarganya.
“Setiap kalian adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggung jawaban dari kepemimpinannya,” pungkasnya mengutip hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.
Syeikh Al-Qaradhawi: Wartawan Muslim Harus Mumpuni dan Amanah
Syeikh Al Qaradhawi juga menasehati para pengelola media dan wartawan karena media memiliki peranan penting dalam mendidik maupun menyesatkan umat.
Oleh karena itu, seorang wartawan Muslim tidak hanya dituntut mempunyai wawasan yang luas, ilmu yang dalam, pendirian yang kuat, namun harus pula amanah.
Sifat amanah penting dimiliki oleh seorang wartawan Muslim karena agama mengajarkan, setiap kata yang kita sampaikan, kelak akan dimintai pertanggung jawabannya.*