Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turis Barat Sepi, Tunisia Datangkan Wisatawan Rusia Dkk

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2021 17:18 5:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2021 17:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tunisia mengandalkan turis dari Rusia dan negara-negara Eropa Timur untuk membangkitkan kembali industri pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 yang juga telah membuat para pekerjanya jatuh miskin.

“Kebutuhan akan pekerjaan lebih kuat dibanding ketakutan akan tertular penyakit,” kata Aymen Abdallah, seorang petugas keselamatan pantai, sambil memandang ke arah pantai Mediterania yang tampak lengang di Sousse di mana turis asal Rusia menikmati liburan.

Sementara pengunjung dari kebanyakan negara Barat diminta menahan diri bepergian lewat udara oleh pemerintah negara mereka, orang-orang Rusia, Polandia dan Republik Ceko tidak ragu untuk bepergian jauh.

Kalau kami tidak bekerja, kami akan mati kelaparan,” kata Abdallah seperti dikutip AFP Kamis (27/5/2021).

Dia lega dapat kembali bekerja setelah delapan bulan dirumahkan. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Biasanya, pantai penuh di waktu seperti ini,” ujarnya seraya menarik napas panjang.

Negara Afrika Utara itu membuka kembali pintu-pintu perbatasan bagi operator pariwisata pada akhir April, tetapi kemudian memerintahkan lockdown terbatas pada bulan Mei karena kasus infeksi coronavirus melonjak.

Sebulan terakhir sampai 10 penerbangan sepekan mendarat di Enfidha, bandara yang melayani kota-kota tujuan wisata di Tunisia. Kebanyakan penerbangan itu berasal dari Rusia dan negara Eropa Timur.

Sebelum pandemi, pendapatan dari sektor wisata sudah berkurang lebih dari 60 persen pada 2019. Saat ini hotel-hotel diperbolehkan beroperasi 50% dari kapasitasnya, tetapi kesulitan untuk mencapai level itu.

“Tidak banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan hanya okupansi 30 persen kapasitas hotel,” keluh Adel Mlayah, wakil direktur penginapan kelas atas Mouradi Palace di Sousse.

Hotel itu biasanya mempekerjakan sedikitnya 260 staf, tetapi tahun ini tidak lebih dari 120 orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19rusiaSoussetunisiawisata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Klarifikasi Menkes Soal DKI Jakarta Dapat Nilai E Penanganan Covid-19
Tulisan selanjutnya Wanita Terpidana Kasus Upaya Peledakan Mobil Dekat Notre-Dame Ajukan Banding

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?