Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebagai Bentuk Solidaritas Palestina, Aktivis Akan Hadang Kapal ‘Israel’ yang akan Berlabuh ke AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juni 2021 14:40 2:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2021 14:40
Bagikan
kapal israel
Bagikan

Hidayatullah.com–Aktivis hak-hak Palestina berencana untuk memblokir kapal yang dioperasikan oleh jalur pelayaran “Israel” dari menurunkan kargo di kota-kota pelabuhan utama AS. Hal itu sebagai bagian dari kampanye untuk menekan “Israel” atas berbagai pelanggaran hukum internasional, lansir Middle East Eye.

Pusat Sumber Daya dan Pengorganisasian Arab (Aroc), yang memimpin upaya tersebut, mengatakan kepada Middle East Eye pada hari Rabu (02/06/2021) bahwa kampanye “Block the Boat” telah berhasil mencegah kapal yang dioperasikan oleh Zim Integrated Shipping Services Ltd berlabuh di Oakland, California.

Zim, yang dianggap sebagai perusahaan pelayaran terbesar ke-10 di dunia, mengatakan kepada MEE dalam email bahwa penundaan di pelabuhan mencegahnya menurunkan kargo di sana, tetapi tidak menyebutkan penyebabnya.

“Karena kendala operasional dan penundaan lama di pelabuhan Oakland, dan untuk memenuhi jadwal keberangkatan di Timur Jauh, kami akan mengunjungi Pelabuhan Pantai Barat AS lainnya sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata perusahaan itu.

Wassim Hage, petugas pers untuk Aroc, mengatakan kapal yang dioperasikan Zim telah dijadwalkan untuk berlabuh di pelabuhan, tetapi ada sekitar 5.000 orang yang siap untuk memobilisasi dan berjaga-jaga jika mereka berusaha melakukannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Selama 12-13 hari terakhir, [kapal] telah berputar-putar, di luar Pelabuhan Oakland, berperilaku dengan cara yang tidak ada kapal lain yang benar-benar berperilaku,” kata Hage kepada MEE.

“Kami percaya bahwa ini karena mereka takut berlabuh karena takut akan protes kami.”

Aroc mengatakan kepada MEE bahwa tindakan serupa sedang diorganisir terhadap kapal-kapal lain yang dioperasikan Zim di Seattle, Los Angeles, New York, dan kota Vancouver di Kanada.

“Tujuan kami adalah untuk mempengaruhi apartheid ‘Israel’ secara politik dan ekonomi dengan mengganggu perdagangan internasional dari jalur pelayaran Zim,” kata Lara Kiswani, direktur eksekutif Arok.

‘Berjuang untuk Keadilan’

Kampanye penghadangan kapal oleh Aroc datang sebagai tanggapan atas serangan terbaru “Israel” di Jalur Gaza yang terkepung, di mana serangan udara “Israel” menewaskan sedikitnya 248 warga Palestina, termasuk lebih dari 60 anak-anak.

Kiswani mencatat bahwa kampanye yang sedang berlangsung merupakan tanggapan langsung atas seruan dari Federasi Umum Serikat Pekerja Palestina (PGFTU), yang mendesak gerakan serikat pekerja global untuk mendukung Palestina dan juga menyatakan dukungan untuk gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS).

BDS adalah gerakan non-kekerasan yang meniru upaya serupa yang menargetkan Afrika Selatan di bawah apartheid yang mendorong kecaman atas pelanggaran “Israel” terhadap hukum internasional dan standar hak asasi manusia melalui boikot

“Ini adalah kampanye BDS dan tujuan BDS adalah untuk mengisolasi ‘Israel’ secara politik, ekonomi dan budaya. Dan dalam kampanye khusus ini, kami percaya itu memiliki dampak politik dan ekonomi yang cukup signifikan terhadap apartheid ‘Israel’,” kata Kiswani.

Bulan lalu, pekerja pelabuhan Afrika Selatan juga mengindahkan seruan federasi serikat pekerja Palestina dan menolak untuk menurunkan muatan dari kapal lain yang dioperasikan Zim

Tindakan serupa dilakukan beberapa hari sebelumnya oleh pekerja dok di kota Livorno, Italia, yang menolak memuat pengiriman senjata ke kapal yang dioperasikan oleh perusahaan.

Seruan untuk menghentikan Zim datang ketika semakin banyak serikat pekerja di AS mulai mendukung pernyataan solidaritas dengan Palestina.

Beberapa organisasi ini bahkan telah mengadopsi seruan untuk memboikot “Israel” atas pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional.

Bagian utara California dari International Longshore and Warehouse Union (ILWU), sebuah serikat pekerja yang mewakili pekerja pelabuhan di pantai barat AS, mengeluarkan pernyataan pekan lalu untuk mendukung hak-hak Palestina.

“Dewan Distrik California Utara ILWU berdiri dalam solidaritas dengan Palestina dan komunitas Palestina di seluruh dunia yang berjuang untuk keadilan,” bunyi pernyataan itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSBlock the BoatboikotDivestasi dan Sanksiisraelsolidaritas palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Langkah Ganjar Terhenti, Tapi Tidak Langkah Anies
Tulisan selanjutnya Ibadah Haji 2021 Saudi ditiadakan Kemenag Putuskan Penyelenggaran Ibadah Haji tahun 2021 Ditiadakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?