Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendiri Taliban Berada di Kabul Membahas Bentuk Pemerintahan Baru Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2021 09:49 9:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2021 08:59
Bagikan
pendiri taliban
Bagikan

Hidayatullah.com– Salah satu pendiri kelompok Taliban tiba di kota Kabul pada Sabtu (21 /8/2021) untuk proses pembentukan pemerintahan baru di Afghanistan. Mullah Abdul Ghani Baradar bersama dengan para pendiri lain dan pemimpin senior Taliban diharapkan untuk memetakan pembentukan pemerintahan yang lebih inklusif, kutip AFP.

Taliban sebelumnya telah bersumpah bahwa aturan kedua kelompok itu akan berbeda dari yang pertama 20 tahun lalu. Ia mengklaim tindakannya akan dimintai pertanggungjawaban dan akan menyelidiki laporan tentang reaksi atau perilaku brutal anggota Taliban.

Pernyataan itu dikeluarkan oleh juru bicara gerakan pada hari Sabtu setelah meningkatnya kekhawatiran jika masih akan mempertahankan cara pemerintahan ultrakonservatif sebelum digulingkan pada tahun 2001. “Kami telah menerima pengaduan tentang beberapa insiden yang melibatkan masyarakat. Jika Thalib (anggota gerakan) terlibat, mereka akan diselidiki.

“Kami memahami perasaan campur aduk termasuk panik dan takut dengan kebangkitan kelompok ini. Kali ini, kami akan bertanggung jawab atas setiap tindakan dan tidak akan melepaskannya,” katanya.

Menurut dia, mereka sekarang berencana untuk mempersiapkan model pemerintahan baru di Afghanistan yang akan melihat para ahli agama, hukum dan kebijakan luar negeri Taliban diharapkan untuk mempresentasikan kerangka administrasi baru dalam beberapa minggu ke depan. “Kerangka baru tidak sesuai dengan definisi demokrasi Barat. Ini akan melindungi hak setiap orang,” jelasnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam perkembangan terkait, salah satu pendiri gerakan, Mullah Abdul Ghani Baradar dilaporkan tiba di Kabul untuk berpartisipasi dalam negosiasi pembentukan pemerintah ‘inklusif’ seperti yang diumumkan sebelumnya. Sementara itu, proses evakuasi dari Afghanistan berlanjut pada hari keenam dengan ribuan orang menyerbu gerbang bandara Kabul.

Proses keberangkatan sempat terhenti beberapa jam setelah fasilitas kedatangan di Qatar mencapai kapasitas penuh.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanKabulTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya apa hukum mafia pajak? Apa Hukum Mafia Pajak?
Tulisan selanjutnya Trump Kritik Biden atas ‘Kegagalan’ di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?