Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Jam Sepekan Bermain Game untuk Anak China Usia <18 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2021 05:55 5:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2021 05:55
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—China melarang anak berusia kurang dari 18 tahun bermain game lebih dari 3 jam sepekan.

Peraturan baru yang diumumkan hari Senin (30/8/2021) itu berlaku untuk game yang dimainkan dari berbagai macam gawai, termasuk ponsel.

Peraturan itu membatasi waktu bermain game hanya satu jam sehari dari pukul 8 malam hingga 9 malam pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu saja, menurut laporan kantor berita Xinhua seperti dilansir Reuters. Anak-anak juga diperbolehkan bermain game pada jam yang sama di hari libur umum.

Peraturan yang dibuat oleh regulator National Press and Publication Administration (NPPA) itu sejalan dengan sikap keras pemerintah Beijing terhadap perusahaan-perusahaan raksasa teknologi belakangan ini seperti Alibaba Group dan Tencent Holdings.

“Remaja adalah masa depan bangsa kita,” lapor Xinhua mengutip seorang jubir NPPA yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Melindungi kesehatan fisik dan mental anak di bawah umur berkaitan dengan kepentingan vital masyarakat, dan berkaitan dengan pembinaan generasi muda di era peremajaan bangsa.”

Perusahaan game dilarang memberikan layanan kepada anak di bawah umur dalam bentuk apa pun di luar jam yang ditentukan dan harus memastikan mereka menerapkan sistem verifikasi nama asli, kata regulator yang mengawasi pasar video game di China itu.

Sebelumnya pada 2019, China membatasi jangka waktu anak di bawah 18 tahun untuk bermain video game hingga 1,5 jam pada hari apa pun dan tiga jam pada hari libur.

Aturan baru itu dengan cepat menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas di Weibo. Sebagian orang menyatakan keraguan bahwa peraturan dapat ditegakkan. “Mereka akan menggunakan login orang tua mereka, bagaimana mereka bisa mengontrolnya?” tanya seorang warganet.

Sekitar 62,5% anak di bawah umur sering bermain game online, dan 13,2% pengguna game seluler di bawah umur bermain game seluler selama lebih dari dua jam sehari pada hari kerja, menurut media pemerintah China.

Perusahaan game gelisah beberapa minggu terakhir, karena media pemerintah menyoroti tajam kecanduan game di kalangan anak muda. 

Sebuah media milik pemerintah menggambarkan game online sebagai “candu spiritual” bulan ini, dan menyebut “Honor of Kings” buatan Tencent dalam sebuah artikel yang menyeru agar lebih banyak pembatasan diberlakukan pada industri tersebut.

Tencent kemudian mengumumkan kebijakan baru untuk mengurangi waktu dan uang yang dihabiskan anak-anak untuk bermain game, dimulai dengan game Honor of Kings. Presidennya juga mengatakan sedang bekerja sama dengan regulator untuk mengeksplorasi cara mengurangi waktu bermain anak di bawah umur di semua game. 

NPPA mengatakan kepada Xinhua bahwa mereka akan meningkatkan frekuensi dan intensitas inspeksi atas perusahaan game online guna memastikan mereka menerapkan ketentuan batas waktu dan sistem anti-kecanduan.

NPPA juga mengatakan bahwa orangtua dan guru memainkan peran kunci dalam penanggulangan kecanduan game.

Pasar game China akan meraup pendapatan sekitar $ 45,6 miliar pada tahun 2021, lebih unggul dari Amerika Serikat, menurut perusahaan analitik Newzoo.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakchinagame
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya homoseksual Homoseksual dan Lesbian dalam Perspektif Fikih [2]
Tulisan selanjutnya ICRC: Puluhan Ribu Orang Dinyatakan Hilang di Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?