Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Politisi Ini Mulai Berkampanye untuk Jadi Presiden Wanita Pertama di Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 September 2021 17:12 5:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 September 2021 17:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua politisi Prancis hari Ahad (12/9/2021) memulai kampanye mereka untuk menjadi wanita pertama yang menjabat presiden negara tersebut.

Marine Le Pen dari partai kanan-jauh Rassemblement National (RN) dan Anne Hidalgo dari partai kiri-tengah Parti Socialiste (PS) akan menantang politisi tengah presiden incumbent Emmanuel Macron. 

Hidalgo, 62, yang menjabat walikota Paris sejak 2014, diunggulkan sebagai kandidat presiden dari PS. Dia meluncurkan kampanyenya di kota Rouen.

“Saya ingin semua anak di Prancis memiliki kesempatan yang sama seperti yang saya miliki dahulu” katanya, mengenang masa kecilnya. Hidalgo adalah seorang putri dari imigran yang melarikan diri dari pemerintahan diktator Francisco Franco di Spanyol.

Le Pen, 53, memulai kampanyenya di kota Frejus dengan janji akan mempertahankan nilai “liberté” (kebebasan) Prancis, bersikap tegas dan keras di wilayah Prancis yang mengalami “Talibanisasi” atau didominasi warga Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Macron, 43, belum mengumumkan pencalonannya kembali, tetapi dia diduga kuat akan maju pilpres untuk periode kedua, lapor Associated Press.

Sementara itu, nama Valerie Pecresse mencuat sebagai wanita dari kalangan politisi Hijau yang katanya juga berambisi menjadi presiden Prancis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anne HidalgoMarine Le PenPrancispresiden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ekonomi pesantren Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Wapres Ma’ruf: Inovasi Perlu Dilakukan secara Konsisten
Tulisan selanjutnya Jepang, Negeri Yang menua Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?