Hidayatullah.com–Politisi di parlemen Kirgistan melakukan penyembelihan tujuh ekor domba untuk mengusir roh jahat yang terdapat di dalam gedung, menyusul rentetan kekerasan yang terjadi di dalamnya. Demikian lapor Telegraph (21/4).
Menurut petugas keamanan, awal bulan ini politisi berencana melakukan aksi bersenjata, setelah sebuah perdebatan di parlemen tentang korupsi lepas kendali. Sepuluh pistol dan senjata laras panjang AK47 berhasil disita setelah polisi menutup gedung tersebut.
Bekas negara bagian Soviet yang miskin itu melewati serangkaian bentrokan tahun lalu, saat revolusi berdarah pada bulan April yang mendongkel Kurmanbek Bakiyev dari kursi presiden diikuti oleh bentrokan berdarah antar etnis.
Kurmanbek Osmonov, seorang politisi, mengatakan bahwa penyembelihan itu dilakukan atas inisiatif para wakil rakyat dan seorang ulama Muslim diundang untuk berdoa bagi para korban bentrokan bulan April dan Juni silam.
Domba-domba itu disembelih di dalam gedung parlemen Zhogorku Kenesh di Bishkek, ibukota Kirgistan.
“Daging domba yang disembelih akan dikirim ke rumah jompo, panti asuhan dan masjid,” kata Osmonov.
“Kami berharap tragedi yang terjadi tahun lalu tidak akan terulang lagi dan kedamaian serta stabilitas akan terwujud di negara ini,” pungkasnya.*
Keterangan foto: Seorang pemuda sedang mengembala dombanya di pinggiran kota Bishkek, Kirgistan. [ap]