Hidayatullah.com—Jerman, Italia dan Inggris hari Sabtu (27/11/2021) mengumumkan bahwa mereka mendeteksi varian baru virus penyebab Covid-19, Omicron.
Inggris mengkonfirmasi dua kasus yang menurut Menteri Kesehatan Sajid Javid “berkaitan dan ada hubungannya dengan perjalanan ke Afrika Selatan.”
“Kami tidak akan menghentikan orang bepergian tetapi kami mengharuskan siapa saja yang memasuki Inggris harus menjalani tes PCR paling lambat dua hati setelah kedatangannya dan menjalani isolasi mandiri sampai hasil negatif keluar,” kata Perdana Menteri Boris Johnson dalam konferensi pers Sabtu siang seperti dilansir Euronews.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Javid lewat Twitter mengatakan bahwa petugas sedang melakukan pelacakan kontak terkait dua kasus infeksi Omicron itu di daerah Nottingham dan Chelmsford.
PM Johnson juga mengumumkan bahwa Malawi, Mozambique, Zambia dan Angola sudah dimasukkan ke dalam daftar merah, bersama dengan Afrika Selatan, Botswana, Eswatini, Lesotho, Namibia dan Zimbabwe yang sudah lebih dulu dimasukkan ke dalam daftar itu awal pekan ini. Itu artinya, orang yang tiba dari negara-negara tersebut harus menjalani karantina di hotel.
Johnson juga mengatakan bahwa orang yang kontak dengan orang positif Omicron diminta menjalani isolasi mandiri aapun status vaksinasi mereka dan aturan penggunaan masker di toko-toko dan transportasi publik akan diperketat.
Sementara itu negara bagian Bavaria, Jerman, hari Sabtu mengkonfirmasi dua kasus Omicron.
Kementerian Kesehatan Bavaria mengatakan dua orang yang terinfeksi kembali dari Afrika Selatan pada 24 November dan sudah diisolasi mandiri. Mereka yang satu penerbangan dengan keduanya atau baru tiba dua pekan silam dari Afsel diminta melakukan tes PCR.
Wilayah Hesse melaporkan satu kasus infeksi Omicron.
Di Italia, Higher Institute of Health (ISS) hari Sabtu malam mengumumkan satu kasus Omicron pada orang orang belum lama ini tiba dari Mozambique.
“Pasien dan anggota keluarganya dalam keadaan baik,” kata ISS dalam sebuah pernyataan.
Mereka tiba di Italia sehari setelah Belgia menjadi negara Uni Eropa pertama yang melaporkan kasus infeksi Omicron pada orang yang kembali dari Mesir.
Di Belanda, pihak berwenang masih menelaah apakah 61 penumpang positif Covid-19 yang tiba hari Jumat dengan dua penerbangan dari Afsel terjangkit Omicron.*