Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Malaysia Kutuk Insiden Pelecehan Al-Quran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Mei 2005 04:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi terusik juga dengan insiden pelecehan kitab suci Al-Quran oleh para tentara Amerika di sebuah pusat penahanan Amerika Serikat, di Guantanamo. Menurut Badawi, pelecehan itu adalah penghinaan terhadap seluruh umat Islam.

Selan sebagai Perdana Menteri Malaysia, Badawi saat ini juga pemimpin Organisasi Konferensi Islam (OKI). Badawi ikut merespon terhadap protes-protes penuh kemarahan mengenai insiden pelecehan Al-Quran di Guantanamo.

Sejumlah negara-negara Muslim minggu lalu dilaporkan ikut marah atas berita pelecehan ini. Di Afghanistan, 14 orang meninggal dan lebih dari 100 luka-luka.

Sebelumnya, laporan di majalah Newsweek menyulut gelombang protes. Majalah itu mengatakan staf di sebuah pusat penahanan militer AS mencoba untuk memancing amarah para tahanan sebelum sesi interogasi dimulai dengan menodai Al-Quran dan melemparkannya di sebuah toilet.

Namun pihak Newsweek mengangatakan, laporan itu mungkin salah. Ppemimpin redaksi Newsweek Mark Whitaker mengatakan dalam tajuk rencananya, "Kami menyesal bahwa kami mendapati sebagian cerita kami itu salah dan menyampaikan simpati kami kepada korban kekerasan tersebut dan kepada prajurit-prajurit AS yang terperangkap di tengah-tengahnya."

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jihad terhadap AS

Sementara itu, Minggu, sebuah kelompok muslim Afghanistan mengumumkan jihad terhadap pasukan yang dipimpin AS dan pemerintah Afghanistan terkait dengan berita penistaan Al-Quran itu.

Ratusan selebaran yang memuji mereka yang berpawai menentang insiden Teluk Guantanamo itu bermunculan di kota Jalalabad, provinsi Ningarhar, dimana kerusuhan meletus Rabu sebelum meluas ke kota-kota lain.

"Anda melakukan pekerjaan yang berharga, anda menunjukkan dengan tindakan bahwa anda bisa mengorbankan kepala anda demi membela kita suci Al-Qur’an," kata selebaran itu, yang ditinggalkan oleh sebuah kelompok yang menamakan diri "Front Mujahidin Umum Ningarhar".

"Ini adalah awal dari sebuah front jihad baru terhadap musuh, anda mengejutkan musuh dan pemerintah bonekanya dengan suara anda. Anda memberikan dukungan mental kepada saudara-saudara anda di pegunungan," katanya.

Abdul Latif Hakimi, yang mengidenfitikasi dirinya sebagai jurubicara rejim terguling Taliban, mengatakan kepada AFP, kelompok itu memiliki hubungan dengan gerakan garis keras tersebut, yang terus memerangi pasukan yang dipimpin AS tiga tahun setelah mereka digulingkan dari kekuasaan.(voa/ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Karimov dan Kebijakannya dengan Kelompok Islam
Tulisan selanjutnya “Mengapa Tega Mencaci al-Quran dan Sahabat Nabi?”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?