Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Terkaya Afrika Dilarang Masuk Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Desember 2021 10:53 10:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Desember 2021 10:53
Bagikan
Putri presiden Angola Isabel dos Santos dan suami.
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat  melarang masuk ke wilayahnya Isabel dos Santos, yang pernah disebut sebagai wanita terkaya di Afrika, karena “terlibat korupsi dalam jumlah yang signifikan”.

Dilansir BBC Sabtu (12/12/2021), namanya muncul dalam daftar yang dirilis Departemen Luar Negeri yang berisi nama-nama orang yang dituding korupsi dan dikenai sanksi oleh AS.

Dos Santos, 48, adalah putri dari mantan presiden Angola José Eduardo dos Santos, yang jabatannya berakhir pada tahun 2017.

Ketika ayahnya menjabat presiden, Isabel adalah bos perusahaan minyak negara.

Menurut Menlu AS Anthony Blinken, Dos Santos menggunakan posisinya untuk melakukan korupsi dengan “menyalahgunakan dana publik demi keuntungan pribadinya”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Blinken tidak merinci apa saja kesalahan yang telah dilakukan oleh Dos Santos.

Pembatasan visa yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri akan melarang Dos Santos dan anggota keluarga dekatnya memasuki AS.

Meskipun demikian, dia tidak dikenakan sanksi finansial apa pun.

Tahun 2013, Forbes menyatakan Dos Santos sebagai wanita terkaya di Afrika, dengan perkiraan kekayaan bersih $3,5 miliar. Dia dikeluarkan dari daftar itu pada tahun 2020, dengan perkiraan Forbes aset Dos Santos senilai $1,6 miliar dibekukan di Angola dan Portugal.

Kekayaan Dos Santos masih mencapai lebih dari $2 miliar pada Januari 2020. International Consortium of Investigative Journalists mengatakan kekayaan itu termasuk berupa apartemen mewah di London dan Lisbon, serta kapal pesiar senilai $35 juta yang dibeli melalui perusahaan cangkang.

Tahun lalu, BBC melaporkan bahwa bocoran dokumen mengungkapkan bagaimana Isabel dos Santos menumpuk kekayaan dengan cara mengeksploitasi negaranya sendiri dan korupsi.

Dia mendapat akses proyek menguntungkan yang melibatkan tanah, minyak, berlian dan telekomunikasi ketika ayahnya adalah presiden.

Dokumen tersebut menunjukkan bagaimana dia dan suaminya – Sindika Dokolo yang tewas pada Oktober 2020 saat menikmati rekreasi selam bebas di perairan dekat pulau UMM al-Hatab di Dubai – diizinkan untuk membeli aset-aset negara yang bernilai tinggi lewat serangkaian transaksi yang mencurigakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatAngolaIsabel dos Santos
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sitti Noernahar: Istri Setia Pejuang Pendidikan
Tulisan selanjutnya Tatar Remaja Terpapar NII, Ridwan Kamil: Ideologi Pancasila jika Diganggu Ideologi Kiri, Khilafah, dan Komunis Harus Dilawan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?