Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koleksi Senjata Api Napoleon Bonaparte Laku Terjual Hampir $3 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Desember 2021 09:39 9:39 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Desember 2021 09:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Koleksi berupa lima senjata api kuno dan sebilah pedang yang biasa dibawa mendiang kaisar Prancis Napoléon Bonaparte saat kudeta 1799 laku dilelang dengan harga hampir $3 juta oleh Rock Island Auction Company, perusahaan lelang yang berbasis di Illinois, Amerika Serikat.

Menurut keterangan presiden perusahaan itu Kevin Hogan kepada AFP, Selasa (8/12/2021), barang-barang tersebut dibeli lewat telepon oleh seseorang yang tidak ingin diungkap identitasnya pada 3 Desember.

Sebilah pedang dan lima pistol kuno itu awalnya ditaksir bernilai $1,5 juta sampai $3,5 juta.

“Dengan harga jadi $2.87 juta pembeli Napoléon Garniture membawa pulang potongan sejarah yang sangat langka,” kata Hogan. 

Pistol-pistol itu dibuat oleh Nicolas-Noel Boutet yang merupakan direktur pabrik senjata negara di Versailles.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, bagian terpenting dari koleksi senjata itu adalah pedangnya, menurut pihak pelelang.

Setelah dinobatkan sebagai kaisar, Napoléon diduga kuat memberikan pedang itu kepada Jenderal Jean-Andoche Junot. Namun istri sang jenderal kemudian terpaksa menjualnya untuk melunasi hutang.

Pedang tersebut kemudian berada dalam penguasaan sebuah museum di London. Seorang kolektor Amerika Serikat tercatat sebagai pemilik terakhir, tetapi dia wafat belum lama ini, menurut pihak rumah lelang.

Sementara itu, sepasang mahkota langka berusia setidaknya 150 tahun yang bertahtakan permata dan diyakini milik istri Napoleon, permaisuri Josephine Bonaparte, dijual di sebuah rumah lelang di London hari  Selasa (7/12/2021) dengan harga lebih dari €670.000.

Kedua tiara itu diduga dihadiahkan kepada istri Napoléon’s oleh saudara perempuannya Caroline pada awal abad ke-19, menurut  rumah lelang Sotheby’s.

Kedua biasa kepala itu, yang didesain selaras dengan dan dilengkapi perhiasan penyerta lain, memiliki bentuk klasik dengan hiasan bebatuan mulia yang kemungkinan berumur sangat tua.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Napoleon BonapartePrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan: Media Sosial Ancaman Terhadap Demokrasi
Tulisan selanjutnya RUU Ibu kota negara Utang Negara Menumpuk, Anggota Pansus DPR Serukan Tunda Pembahasan RUU Ibu Kota Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ghazwul Fikr

Amerika dan Perang Salib Baru?

Ghazwul Fikr
6 Juli 2026 10:19
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah

Terbaru

  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
  • TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
  • Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
  • Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?