Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dr Fauci: Walaupun Sudah Divaksinasi Perjalanan Natal Menyebarluaskan Omicron

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2021 09:49 9:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2021 09:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tradisi bepergian dan berkumpul bersama keluarga, kerabat dan teman yang biasa dilakukan orang di masa liburan Natal akan meningkatkan penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, bahkan di kalangan masyarakat yang sudah divaksinasi lengkap, menurut pakar penyakit menular ternama Amerika Serikat Dr Anthony Fauci.

”Tidak diragukan lagi tentang hal ini, [Omicron] memiliki kemampuan penyebaran yang sangat luar biasa,” kata Dr Anthony Fauci dalam acara Meet the Press di stasiun televisi NBC hari Ahad (19/12/2021) seperti dilansir BBC.

Dr Fauci, yang saat ini menjabat penasihat pemerintah AS untuk urusan pandemi, mengatakan varian Omicron saat ini sedang merajalela di seluruh belahan dunia.

Dia mengatakan penyebaran Omicron yang begitu cepat di AS bisa jadi menimbulkan dampak serius terhadap pelayanan kesehatan di seluruh negara itu.

“Rumah sakit kami, jika keadaannya berlanjut seperti sekarang, akan sangat tertekan,” ujarnya memperingatkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pakar penyakit menular itu mengatakan bahwa warga masyarakat perlu mengambil tindakan pencegahan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak. Dia juga mendorong agar warga Amerika disuntik vaksin dan mendapatkan suntikan penguat (booster).

“Perbedaan antara orang yang divaksinasi dan yang mendapatkan suntikan penguat yang terkena infeksi, dan orang yang terinfeksi tetapi sama sekali belum divaksinasi — perbedaannya sangat besar ditinjau dari risiko keparahannya,” papar Fauci.

Dalam keterangan pers hari Jumat di Gedung Putih, Dr Fauci mengatakan orang yang tidak divaksinasi lebih berpeluang mengalami risiko infeksi serius dan rawat inap yang jauh lebih tinggi.

Hampir 73% populasi AS telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Sejauh ini, hampir 30% telah mendapatkan suntikan booster.

Sejauh ini CDC memperkirakan varian Omicron mencakup sekitar 3% dari kasus infeksi yang ada saat ini, sebagian besar tercatat di negara bagian New York.

Sejak awal pandemi, AS telah mencatat lebih dari 50 juta kasus coronavirus, dan lebih dari 800.000 kematian terkait Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcoronaviruscovid-19Dr Anthony FaucinatalOmicronvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Hidayatullah Award, Ini Daftar Penerimanya
Tulisan selanjutnya Habib Bahar Habib Bahar Kembali Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum: Kita Belum Tau Ceramah Mana yang Dilaporkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?