Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koalisi Pimpinan Saudi Luncurkan Operasi Skala Besar di Yaman Memburu Pemberontak Houthi

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Desember 2021 15:38 3:38 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 Desember 2021 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Koalisi yang dipimpin Arab Saudi telah meluncurkan operasi militer “skala besar” di Yaman setelah sebuah proyektil menewaskan dua orang di kerajaan itu, dalam kematian pertama dalam tiga tahun yang dipersalahkan pada pemberontak Houthi yang didukung Iran. Pasukan Koalisi Dukungan Pemerintah Yaman ini mengumumkan pada hari Sabtu (25/12/2021) ini, sebagai pelaksanaan serangan udara sebagai tanggapan pemberontak, lapor Arab News.

Serangan terhadap Kerajaan pada Jumat malam menargetkan kota Samtah, menewaskan seorang warga Saudi dan seorang Yaman. Enam warga Saudi dan seorang Bangladesh termasuk yang terluka, sementara dua toko serta 12 kendaraan hancur.

Houthi sering meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap warga sipil dan infrastruktur Saudi, tetapi ini adalah serangan mematikan pertama sejak satu orang tewas ketika sebuah rudal menghantam Riyadh pada 2018. Koalisi mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka “mempersiapkan operasi militer skala besar,” dan kemudian meluncurkan serangan udara terhadap sasaran Houthi di Yaman utara, katanya.

Koalisi meminta warga sipil untuk tidak berkumpul atau mendekati Kamp Tasyrifat di Sana’a. Selain itu, Koalisi juga memastikan bahwa operasi di Sana’a sesuai dengan hukum humaniter internasional dan aturan yang berlaku.

“Kami menghancurkan gudang senjata di kamp militer Tashreefat, dan operasi itu merupakan tanggapan langsung terhadap upaya untuk mentransfer senjata dari kamp di Sanaa,” kata koalisi dikutip Arab News.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya pada hari Sabtu, koalisi Saudi mengatakan telah melakukan 40 operasi yang menargetkan milisi Houthi yang didukung Iran di Marib dan Al-Jouf. Operasi ini dikabarkan menewaskan 223 milisi dan menghancurkan 17 kendaraan militer selama 24 jam terakhir.

Koalisi juga mengatakan akan mengadakan pengarahan komprehensif tentang krisis Yaman pada hari Minggu, ketika akan menyajikan bukti keterlibatan milisi Syiah Hizbullah di Yaman dan penggunaan bandara Sanaa untuk menargetkan Kerajaan. Koalisi menambahkan bahwa itu akan memberikan bukti bahwa bandara sedang diubah menjadi landasan peluncuran untuk rudal dan drone.

Yaman telah dilanda perang saudara sejak 2014 yang mengadu pemerintah yang diakui secara internasional yang didukung oleh koalisi militer pimpinan Saudi melawan Houthi yang menguasai sebagian besar wilayah utara.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiPemberontak Syiah Houthiyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Salurkan Armada Dakwah kepada Dai Tangguh di Boyolali
Tulisan selanjutnya SMPN 18 Bekasi Peduli Semeru Melalui BMH

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?