Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demonstrasi Besar-Besaran Akibat Naiknya Harga BBM Paksa Kazakhstan Berlakukan Kondisi Darurat

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Januari 2022 14:21 2:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Januari 2022 14:30
Bagikan
kazakhstan
Bagikan

Hidayatullah.com — Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev telah memberhentikan kabinetnya dan memberlakukan keadaan darurat di kota terbesar negara itu. Dilansir Al Jazeera pada Kamis (06/01/2022), pemberlakukan keadaan darurat di negara yang kaya minyak itu menyusul protes massal yang dipicu kenaikan harga bahan bakar.

Pada Rabu pagi Tokayev mengatakan bahwa dia telah menerima pengunduran diri kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Askar Mamin. Dia juga memerintahkan pejabat kabinet untuk mengembalikan kontrol harga pada Liquified Petroleum Gas (LPG).

Selain itu Tokayev memerintahkan pejabat kabinet untuk mengendalikan harga untuk bensin, solar, dan barang-barang konsumen “penting secara sosial” lainnya.

Langkah itu menyusul bentrokan di Almaty semalam antara polisi dan ribuan pengunjuk rasa yang menyerukan pengunduran diri pemerintah.

Beberapa dari mereka meneriakkan “orang tua” – merujuk pada pendahulu dan mentor Tokayev yang masih berkuasa, Nursultan Nazarbayev – sementara yang lain menyerang kendaraan. Polisi menggunakan gas air mata dan granat kejut untuk menghentikan kerumunan pengunjuk rasa menyerbu kantor walikota.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam upaya untuk memadamkan kerusuhan, Tokayev pada Rabu pagi memberlakukan keadaan darurat di Almaty serta provinsi Mangistau barat.

Keputusan tersebut, katanya, akan berlangsung selama dua minggu dan mencakup jam malam pada pukul 11 ​​malam (17:00 GMT) hingga pukul 7 pagi (01:00 GMT), pembatasan pergerakan, dan larangan pertemuan massal.

“Seruan untuk menyerang kantor-kantor pemerintah dan militer benar-benar ilegal,” kata Tokayev dalam pidato pada malam sebelumnya. “Pemerintah tidak akan jatuh, tetapi kami ingin saling percaya dan dialog daripada konflik.”

Akses ke aplikasi perpesanan seperti Telegram, Signal dan WhatsApp tidak tersedia. Sementara dua situs media independen yang menyiarkan protes tampaknya telah diblokir.

Diketahui, protes pecah di kota Zhanazoen di wilayah Mangistau barat pada 2 Januari, sehari setelah pemerintah mencabut batas harga Liquified Petroleum Gas (LPG).

Mangistau bergantung pada LPG yang relatif murah sebagai bahan bakar utama untuk mobil dan kantor berita AFP mengatakan setiap kenaikan harga akan mempengaruhi harga makanan, yang telah mengalami kenaikan tajam sejak awal pandemi virus corona.

Protes dengan cepat menyebar ke bagian lain di Kazakhstan barat, termasuk pusat provinsi, Aktau, dan ke Almaty dan ibu kota negara, Nur-sultan.

Tokayev menarik diri

Ketika ketegangan meningkat, Tokayev mentweet pada Selasa malam bahwa pihak berwenang telah mengambil keputusan untuk menurunkan harga LPG di Mangistau “untuk memastikan stabilitas di negara itu”.

Langkah tersebut mengembalikan batas harga 50 tenge Kazakh ($0,11) per liter, atau kurang dari setengah harga pasar, di provinsi barat.

Namun laporan media independen menyatakan bahwa pengumuman tersebut gagal melemahkan protes di Zhanaozen dan Aktau. Rekaman dari Aktau yang dibagikan di media sosial Selasa malam menunjukkan ribuan pengunjuk rasa yang telah berkemah di pusat kota semalam dikepung oleh polisi.

Penangkapan para aktivis dan demo spontan kecil-kecilan juga dilaporkan di Nur-Sultan, kota yang dinamai untuk menghormati pendiri negara, Nazarbayev.

Namun, pada Rabu pagi, Tokayev mengatakan dekrit darurat telah memperbaiki situasi di kota-kota Kazakhstan yang dilanda protes.

Sementara itu, kementerian dalam negeri negara itu mengatakan lebih dari 200 orang telah ditahan di seluruh negeri karena menyerang gedung-gedung pemerintah.

Dikatakan 95 petugas polisi terluka tetapi tidak memberikan angka cedera di antara pengunjuk rasa.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BBMdemonstrasiKazakhstan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua MUI Apresiasi Langkah Polisi Usut Kasus Ferdinand Hutahaean Terkait Dugaan SARA
Tulisan selanjutnya Dai Harus Bisa Menulis!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?