Hidayatullah.com — Kanada memiliki catatan serangan yang menyedihkan dan fatal yang dipicu oleh kebencian terhadap Islam atau Islamofobia dalam beberapa tahun terakhir, menurut sebuah kelompok Muslim. Pada hari Senin (19/07/2021), para pejabat Muslim mengumumkan 61 rekomendasi untuk mengatasi masalah tersebut, lansir Anadolu Agency.
“Kenyataannya adalah Kanada telah mengalami lebih banyak pembunuhan massal yang dimotivasi oleh Islamofobia dalam lima tahun terakhir daripada negara lain di G7,” kata Mustafa Farooq, kepala Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM). “Ini tidak bisa dibiarkan berlanjut.”
Farooq membuat pernyataan pada konferensi pers bersama Senin dengan NCCM dan pejabat dari Masjid Muslim London.
Kedua organisasi tersebut membuat rekomendasi menjelang KTT Nasional tentang Islamofobia yang dijadwalkan pada 22 Juli. KTT itu diadakan oleh pemerintah federal setelah pembunuhan empat anggota keluarga Muslim yang sengaja ditabrak truk saat mereka sedang menikmati jalan-jalan pada 6 Juni di London Ontario, barat Toronto. Anggota keluarga yang selamat, seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun yang terluka, menjadi yatim piatu akibat serangan kebencian tersebut.
Di antara rekomendasi tersebut adalah perubahan KUHP untuk menekankan serangan yang didorong oleh kebencian, pembentukan dana nasional untuk korban Islamofobia, lebih fokus pada penanganan kelompok supremasi kulit putih dan inspeksi untuk melihat apakah kelompok tersebut telah berhasil menempatkan anggotanya di organisasi keamanan nasional.
Selain itu, saran termasuk pembentukan rencana aksi anti-Islamofobia sebelum akhir tahun, menangani Islamofobia di ruang kelas, peraturan kota untuk menangani pelecehan di tingkat akar rumput lokal dan kampanye anti-rasisme di sekolah.
“Badan rekomendasi ini disusun setelah berbicara dengan (ribuan) Muslim Kanada (dari) pantai ke pantai dengan keragaman (dari) jenis kelamin, ras dan kelas,” kata Farooq pada konferensi pers. “Beberapa dari mereka (mungkin) membutuhkan waktu untuk mengimplementasikan, tetapi kami berharap komitmen untuk mengimplementasikan segera terjadi.”
Rekor suram Kanada tentang serangan berbasis kebencian terhadap Muslim juga termasuk penembakan Masjid Kota Quebec yang menewaskan enam jemaah dan 19 lainnya luka-luka pada Januari 2017. Itu adalah salah satu pembunuhan massal paling mematikan dalam sejarah Kanada.*