Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Premier League Mendiskualifikasi Abramovich Sebagai Direktur Chelsea

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Maret 2022 22:23 10:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Maret 2022 22:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Roman Abramovich telah didiskualifikasi sebagai direktur Chelsea oleh Premier League setelah pemerintah Inggris memberi sanksi kepada miliarder Rusia itu.

Pemilik Chelsea Abramovich merupakan satu dari tujuh oligarki yang diberi sanksi pekan ini oleh Inggris karena invasi Rusia ke Ukraina.

Klub juara Eropa itu ditempatkan di bawah pembatasan ketat karena sanksi terhadap Abramovich.

Chelsea tidak dapat merekrut pemain, memperbarui kontrak, atau menjual tiket pertandingan, sementara jumlah uang yang boleh mereka keluarkan untuk perjalanan ke pertandingan tandang juga dibatasi.

Sekarang para petinggi Premier League mengambil tindakan terhadap Abramovich, yang disebut oleh pemerintah Inggris sebagai bagian dari lingkaran dalam Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun tuduhan tersebut sejak dulu disangkalnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Menyusul pemberlakuan sanksi oleh Pemerintah Inggris, pengurus Premier League mendiskualifikasi Roman Abramovich sebagai direktur Chelsea Football Club,” bunyi sebuah pernyataan Premier League yang dirilis hari Sabtu (12/3/2022) seperti dilansir AFP.

“Keputusan dewan tidak berdampak pada kemampuan klub untuk berlatih dan bertanding, sebagaimana diatur di bawah persyaratan lisensi yang dikeluarkan oleh pemerintah, yang berakhir pada 31 Mei 2022.”

Abramovich sudah mengumumkan niatnya untuk menjual Chelsea, dengan sejumlah pembeli potensial menyatakan minat mereka terhadap klub yang telah memenangkan 19 trofi utama sejak ia membeli tim tersebut pada tahun 2003.

Pemerintah masih terbuka untuk penjualannya tetapi harus menyetujui lisensi baru, dengan syarat tidak ada keuntungan yang akan diberikan kepada pengusaha Rusia itu, yang memasang harga sekitar £1,5 miliar ($2 miliar).

Chelsea sudah merasakan dampak sanksi tersebut, dengan sponsor kaos Three menangguhkan kesepakatan senilai £40 juta.

Mitra pemasok pakaian latihan resmi klub, Trivago, mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka tetap bertahan dengan Chelsea meskipun situasinya “menantang”.

Sejumlah kartu kredit Chelsea kabarnya sudah dibekukan sementara pada hari Jumat, di saat mereka menegosiasikan persyaratan lisensi operasi khusus dengan pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ChelseainggrisPremier LeagueRoman AbramovichrusiaSanksiUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid 19 Infeksi Covid-19 di Inggris Naik Lagi Diduga karena Omicron BA.2
Tulisan selanjutnya Kemenag Tetapkan Label Halal Baru, Berlaku Nasional dan Wajib Dicantumkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?