Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wilders Desak Belanda Minta Maaf Pada Yahudi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 6 Januari 2012 18:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pimpinan Partai untuk Kebebasan (PVV), Geert Wilders, hari Rabu (04/01/2012) mendesak pemerintah agar meminta maaf kepada Yahudi atas sikap pasif Belanda saat mereka ditangkapi Jerman pada Perang Dunia II.

“Kelihatannya pantas, paling tidak hal yang dilakukan adalah permintaan maaf dari pemerintah,” kata Wilders dalam suratnya yang ditujukan kepada Perdana Menteri Mark Rutte, lansir Xinhua.

Wilders menyampaikan permintaan itu sebagai tanggapan atas sebuah artikel tentang buku ‘Judging the Netherlands: The Renewed Holocaust Restitution Process, 1997-2000’ yang diterbitkan tahun lalu. Dalam buku itu penulisnya, Manfred Gerstenfeld, menggambarkan sikap pasif pemerintah Belanda saat orang-orang Yahudi dibawa ke kamp konsentrasi Nazi.

Belanda dikuasai Nazi Jerman dari tahun 1940 sampai 1945, sementara Ratu Belanda dan pemerintah yang berada dalam pengasingan berhasil menyelamatkan diri ke London. Jerman kemudian mendeprotasi sebagian besar orang-orang Yahudi Belanda ke kamp konsentrasi.

Menanggapi usulan Wilders itu, mantan menteri keuangan Gerrit Zalm mengatakan, “Saya tidak ada masalah dengan ucapan minta maaf.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sedangkan mantan menteri kesehatan, kesejahteraan dan olahraga, Els Borst, mendukung usulan itu dengan mengutarakan perumpamaan. “Menurut intuisi saya, jika mereka semua yang dideportasi ke Jerman adalah Katolik atau Calvinis, maka pemerintah London akan sudah memerintahkan hal itu kepada orang-orang yang berada di wilayah Belanda yang terjajah.”

Zalm dan Borst adalah dua tokoh penting dalam negosiasi pemberian ganti rugi atas aset-aset Yahudi yang dijarah saat perang, pada tahun 2000. Pemerintah Belanda ketika itu dibawah kepemimpinan PM Wim Kok, mendeklarasikan penyesalan atas perlakuan yang diterima oleh orang-orang Yahudi selama Perang Dunia II. Tapi, ia tidak meminta maaf atas perilaku pemerintah seama perang.* 

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Beli Jet Tempur F-35 dari AS
Tulisan selanjutnya Khalid Misy’al di Kairo Bicarakan Rekonsiliasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?